UMPPUMPP

Jurnal Surya InformatikaJurnal Surya Informatika

Pengenalan sejarah Perang Dunia II merupakan bagian penting untuk memahami peristiwa global yang berdampak signifikan terhadap dunia modern. Namun, metode pengajaran tradisional yang terbatas pada buku teks dan ceramah mungkin membatasi penyediaan pengalaman belajar yang interaktif dan mendalam bagi siswa. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi mobile learning (M-Learning) berbasis teknologi masa kini menjadi alternatif menarik untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi M-Learning yang fokus mengenalkan sejarah Perang Dunia II dengan metode Mobile Development Life Cycle (MDLC). MDLC adalah pendekatan sistematis untuk mengembangkan aplikasi seluler yang melibatkan tahapan seperti analisis, desain, pengembangan, pengujian, dan implementasi. Pengujian blackbox dilakukan dengan fokus pada fitur dan fungsi aplikasi. Selama tahap ini, berbagai skenario pengujian dirancang untuk memastikan bahwa aplikasi bekerja sesuai harapan pengguna. Diharapkan dengan dikembangkannya aplikasi M-Learning ini dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap sejarah Perang Dunia II melalui pengalaman belajar yang interaktif dan mendalam.

Berdasarkan dari hasil perancangan dan implementasi maupun pengujian yang sudah dilakukan, sehingga dapat ditarik kesimpulan dari aplikasi ini yaitu untuk memperkenalkan Sejarah perang dunia II berbasis M-Learning android yang lebih interaktif dan modern.Pada pengembangan Aplikasi ini dilakukan Langkah – Langkah mulai dari Konsep, Perancangan, Mengumpulkan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Distribusi.Hasil pengujian Aplikasi ini menggunakan blackbox menunjukkan hasil semua halaman menu dan fitur dapat berjalan sesuai apa yang diinginkan.

Untuk pengembangan penelitian lanjutan dari aplikasi M-Learning pengenalan sejarah Perang Dunia II ini, ada beberapa arah studi yang menarik untuk dieksplorasi guna meningkatkan dampak dan cakupan aplikasi. Pertama, penting untuk melakukan studi evaluasi yang lebih mendalam mengenai efektivitas aplikasi ini dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengujian penerimaan pengguna (User Acceptance Testing) dan pengukuran tingkat kepuasan pengguna melalui kuesioner seperti System Usability Scale (SUS) atau wawancara mendalam. Selain itu, studi komparatif antara metode pembelajaran tradisional dengan penggunaan aplikasi M-Learning ini dapat dilakukan untuk mengukur peningkatan hasil belajar dan retensi informasi secara kuantitatif. Ide penelitian kedua adalah mengembangkan dan mengintegrasikan fitur-fitur pembelajaran yang lebih inovatif dan mendalam. Ini bisa meliputi penambahan elemen gamifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan keterlibatan siswa, implementasi teknologi realitas tertambah (Augmented Reality) untuk visualisasi peristiwa sejarah secara imersif, atau penyediaan jalur pembelajaran adaptif yang menyesuaikan materi berdasarkan performa dan gaya belajar masing-masing siswa. Peneliti dapat menguji dampak fitur-fitur canggih ini terhadap pengalaman belajar dan pemahaman konsep. Ketiga, penelitian bisa diperluas dari segi platform dan cakupan materi. Mengembangkan aplikasi agar kompatibel dengan sistem operasi lain seperti iOS atau bahkan dalam format web akan memungkinkan jangkauan pengguna yang lebih luas. Selain itu, metodologi pengembangan aplikasi M-Learning ini dapat diterapkan pada topik sejarah lain yang kompleks atau mata pelajaran lain di luar sejarah, dengan meneliti apakah pendekatan MDLC ini efektif untuk beragam konten pendidikan dan kelompok usia yang berbeda.

Read online
File size516.56 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test