UPI YAIUPI YAI

Menara: Jurnal Arsitektur dan Teknik SipilMenara: Jurnal Arsitektur dan Teknik Sipil

Dalam pendidikan desain terutama desain furniture di Indonesia, para pengajar seringkali mengalami kendala untuk memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Banyak materi yang harus diberikan kepada mahasiswa baik secara teoritis maupun aplikatif agar mahasiswa dapat mempergunakannya dalam membuat desain. Hal ternyata pembelajaran desain memerlukan metode agar materi tersebut tepat dan lebih mudah diterapkan. Dalam penulisan ini penulis akan menjelaskan secara deskriptif salah satu metode pembelajaran yang sederhana dan telah lama dipakai dalam dunia desain, yaitu metode ATM yaitu Amati, Tiru, dan Modifikasi. Metode ATM ini tidak hanya dipergunakan dalam pembelajaran, tetapi secara meluas digunakan di dunia bisnis dalam pengolahan produk baru. Dalam penulisan ini penulis memakai metode kualitatif dengan pendekatan naratif deskriptif melalui contoh studi kasus yang dilakukan di dalam kelas.

Metode Amati, Tiru, dan Modifikasi merupakan sebuah metode pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara teori dengan aplikasi praktika dengan baik, terutama dalam pelajaran Desain Furniture.Sebagai bagian dari Metode Belajar sosial (SLT), metode ini dapat mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk memunculkan ide kreativitas membangun karyanya tanpa ancaman plagiarisme.Dari hasil dokumen tersebut perlu dilakukan publikasi dalam skala sederhana dengan dosen maupun rekan yang ahli di bidangnya.Bila dimungkinkan alangkah lebih baik bila hasil karya tersebut dapat dipamerkan ke publik.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas metode ATM dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan desain mahasiswa. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana metode ATM dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide baru dan unik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana metode ATM dapat diterapkan dalam desain produk-produk lain selain kursi. Dengan demikian, dapat dilihat apakah metode ini dapat diterapkan secara luas dalam berbagai bidang desain. Terakhir, penelitian lanjutan dapat berfokus pada bagaimana metode ATM dapat diintegrasikan dengan metode desain lainnya untuk menghasilkan desain yang lebih inovatif dan fungsional. Dengan menggabungkan metode-metode desain yang berbeda, diharapkan dapat menghasilkan desain yang lebih kreatif dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Read online
File size1.11 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test