UBUB

Indonesian Journal for Social ResponsibilityIndonesian Journal for Social Responsibility

Yayasan Mitra Netra ingin melanjutkan pengembangan aplikasi Math Mitra Netra Braille Converter (Math-MBC) yang telah ada, berdasarkan beberapa kebutuhan baru. Aplikasi ini dapat mengkonversi formula matematika dalam format biasa menjadi format Braille atau sebaliknya. Hal ini dapat membantu siswa tunanetra dan pendidik yang tidak paham Braille untuk melakukan kegiatan pembelajaran matematika. Yayasan Mitra Netra membutuhkan bantuan dari pihak lain untuk merealisasikan keinginannya, termasuk melakukan studi kelayakan, sebagai tahap awal pengembangan lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pada Yayasan Mitra Netra untuk melakukan studi kelayakan terhadap pengembangan lanjut aplikasi Math-MBC. Kegiatan ini dilakukan selama dua bulan terhadap dua peserta yang berpengalaman dalam bidang pengembangan teknologi pendukung tunanetra di Yayasan Mitra Netra. Kegiatan ini terdiri dari dua tahap, yaitu pengenalan metode Technical, Economic, Legal, Operational, and Scheduling (TELOS) dan pendampingan studi kelayakan. Dengan metode TELOS, studi kelayakan pengembangan aplikasi dilakukan dari aspek teknis, ekonomi, legal, operasional dan jadwal. Berdasarkan analisa, pengembangan lanjut ini menjadi layak dilakukan jika dibuat oleh pihak lain, yang dibiayai oleh dana hibah, selama paling cepat empat bulan. Yayasan Mitra Netra merasa puas dengan manfaat, materi, penyelenggaraan, dan efektifitas waktu kegiatan ini. Kegiatan ini menghasilkan pemahaman baru kepada peserta dalam melakukan studi kelayakan pengembangan aplikasi di masa mendatang. Kegiatan ini juga menghasilkan dokumen studi kelayakan pengembangan lanjut aplikasi Math-MBC. Dokumen ini dapat dijadikan referensi bagi Yayasan Mitra Netra untuk melakukan langkah berikut dalam pengembangan lanjut aplikasi Math-MBC.

Kegiatan pendampingan studi kelayakan aplikasi Math-MBC berhasil membantu Yayasan Mitra Netra melalui dua program, yaitu pengenalan metode TELOS dan pendampingan studi kelayakan.Evaluasi menunjukkan bahwa pengembangan lanjutan aplikasi layak dilaksanakan oleh pihak lain dengan pendanaan hibah dalam jangka waktu paling cepat empat bulan.Hasil studi kelayakan diharapkan menjadi referensi bagi Yayasan Mitra Netra untuk menentukan langkah selanjutnya dalam pengembangan aplikasi.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan Math-MBC dengan editor teks kaya (rich‑text editor) berbasis WYSIWYG terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa tunanetra, dengan mengukur pencapaian kompetensi dan kepuasan pengguna secara kuantitatif. Selain itu, diperlukan pengembangan versi mobile aplikasi yang memanfaatkan Unicode Braille serta analisis kegunaan (usability) dan aksesibilitasnya pada perangkat seluler, untuk mengetahui sejauh mana solusi ini dapat meningkatkan mobilitas dan kemandirian pengguna. Selanjutnya, dapat dilakukan perbandingan metode TELOS dengan pendekatan studi kelayakan lain, seperti metode PIECES atau Analytic Hierarchy Process (AHP), dalam konteks proyek teknologi bantu tunanetra, guna mengidentifikasi kelebihan, kelemahan, dan rekomendasi metodologis yang paling cocok untuk proyek serupa.

  1. Pendampingan Studi Kelayakan untuk Pengembangan Lanjut Aplikasi Math-MBC di Yayasan Mitra Netra | Indonesian... doi.org/10.36782/ijsr.v6i02.319Pendampingan Studi Kelayakan untuk Pengembangan Lanjut Aplikasi Math MBC di Yayasan Mitra Netra Indonesian doi 10 36782 ijsr v6i02 319
Read online
File size242.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test