UBUB

Indonesian Journal for Social ResponsibilityIndonesian Journal for Social Responsibility

Kemajuan teknologi saat ini telah memudahkan berbagai aspek kehidupan bagi mereka yang memanfaatkan. Namun, penggunaan teknologi, terutama dalam komunikasi dan berbagai sektor lainnya, seringkali tidak diimbangi dengan tanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkannya. Salah satu dampak negatifnya adalah peningkatan kasus cyberbullying, yang tidak hanya meresahkan tetapi juga memengaruhi proses pembentukkan konsep diri seseorang. Faktanya, korban cyberbullying membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk pulih dari dampak psikologisnya. Mengetahui fenomena ini, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) akan fokus pada memberikan penjelasan mengenai literasi media khususnya bahaya dari cyberbullying terhadap pembentukan diri individu. Adapun tujuan kegiatannya adalah memberikan pendampingan serta edukasi pemahaman tentang media sosial secara bertanggung jawab kepada siswa kelas 11 dan 12 di SMA AlMaruf Cibubur, Jakarta Timur. Bertanggung jawab yang dimaksudkan bahwa setiap pengguna harus menyadari bahwa pesan yang disampaikan baik secara verbal dan nonverbal tentu memiliki makna dan dampak. Di mana pesan tersebut dapat memengaruhi aspek kognitif, afektif, dan konatif dari individu yang menerimanya. Selanjutnya, agar tujuan kegiatan ini lebih efektif maka perlu dukungan psikologis dan strategi coping mechanism yang efektif. Hal ini diperlukan, agar dapat membantu memitigasi dampak negatifnya serta mendukung pemulihan konsep diri yang positif dengan menerapkan Do dan Dont yang disampaikan oleh fasilitator, juga dapat menjadi agent of change terhadap peers-nya.

Pelibatan mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian membuat para peserta menjadi lebih aktif selama kegiatan berlangsung, para peserta menjadi tidak segan dalam menyampaikan pendapat dan bersemangat saat diberikan kuis atau pertanyaan.Setelah mengikuti kegiatan, para peserta menjadi lebih paham terkait tanggung jawab dalam penggunaan media sosial.Setiap konten dan komentar yang diunggah pada media sosial memberikan kontribusi positif dan negatif kepada penerima pesan.Perlu diingat bahwa terdapat ratusan juta orang yang tersebar diseluruh dunia yang juga menikmati atau melihat konten dan komentar yang kita unggah.Setalah mengikuti kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menjadi lebih sadar dan bijak dalam penggunaan media sosial.Para peserta dapat memahami bahwa pemberian komentar atau tanggapan negatif baik dalam bentuk celaan, cacian, ataupun merendahkan orang lain, secara tidak langsung dapat memberikan kontribusi dalam pembentukkan konsep diri yang negatif.Hal tersebut dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang dan menjadikan dirinya merasa tidak berharga.Perilaku cyberbullying sebagai bentuk kekerasan digital dapat menurunkan harga diri dan rasa percaya diri korban.Hal ini terjadi karena korban seringkali merasa tidak berdaya dan terisolasi, lalu mengalami penurunan dalam penilaian positif terhadap diri sendiri.Konsep diri sebagai pandangan seseorang tentang diri sendiri, dapat terganggu secara negatif.Korelasi antara kedua hal tersebut yakni ketika seseorang terus menerus diintimidasi di media sosial atau platform online lainnya, hal tersebut dapat menimbulkan keraguan terhadap nilai diri sendiri dan memperburuk citra terhadap diri sendiri.Pada kegiatan ini peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai proses pembentukan konsep diri yang negatif.Konsep diri yang negatif tidak hanya memengaruhi kesejahteraan psikologis korban, tetapi juga dapat memengaruhi perilaku dan interaksi sosialnya.Oleh karena itu, intervensi yang tepat dalam mengatasinya adalah bagaimana dukungan sosial yang diberikan kepada penyintas, dan sumber daya internal individu untuk menghadapi tekanan.Dukungan psikologis dan strategi coping mechanism yang efektif juga diperlukan, hal ini dapat membantu memitigasi dampak negatif serta mendukung pemulihan konsep diri positif dengan menerapkan Do dan Dont yang telah disampaikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi-strategi coping mechanism yang efektif dalam membantu korban cyberbullying untuk memulihkan konsep diri yang positif. Selain itu, penting juga untuk meneliti bagaimana peran keluarga dan sekolah dalam mendeteksi dan mencegah kasus cyberbullying, serta bagaimana mereka dapat mendukung korban dalam proses pemulihan. Terakhir, penelitian tentang dampak cyberbullying terhadap perilaku dan interaksi sosial korban juga dapat menjadi fokus studi selanjutnya.

  1. Literasi Edukasi Mengenai Bahaya Cyberbullying Terhadap Konsep Diri Siswa di SMA Al-Ma’aruf Cibubur... ojs.bakrie.ac.id/index.php/IJSR/article/view/313Literasi Edukasi Mengenai Bahaya Cyberbullying Terhadap Konsep Diri Siswa di SMA Al MaAoaruf Cibubur ojs bakrie ac index php IJSR article view 313
Read online
File size241.05 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test