UNDIPUNDIP

MODULMODUL

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Metode observasi dengan teknik pemetaan perilaku berpusat pada pelaku (person‑centered behavioural mapping) digunakan untuk mengidentifikasi ruang‑ruang dan elemen‑elemen yang mempengaruhi experiencescape museum berdasarkan perilaku pengunjung. Hasilnya menunjukkan bahwa Diorama 1, Diorama 2, Diorama 3, Diorama 4, plaza tengah, serta area jembatan dan kolam barat merupakan ruang‑ruang yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk experiencescape dan pengalaman pengunjung yang beragam (sosial, objek, kognitif, dan introspektif). Elemen‑elemen pembentuk experiencescape meliputi elemen fungsional, sensori, dan alam. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengelola museum dalam merancang ulang tata ruang untuk meningkatkan pengalaman pengunjung secara efektif.

Keempat jenis pengalaman pengunjung museum (sosial, objek, kognitif, dan introspektif) dapat dialami oleh pengunjung di lingkungan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta melalui perilaku yang ditunjukkannya.Pengalaman‑pengalaman tersebut dipengaruhi oleh seluruh ruang di lingkungan museum yang diakses selama kunjungan.Terdapat beberapa ruang yang memberikan pengaruh besar dalam membentuk keseluruhan pengalaman yang dialami sebagian besar pengunjung, yaitu plaza tengah, Diorama 2, Diorama 3, Diorama 1, area jembatan dan kolam barat, serta Diorama 4.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh elemen elemen experiencescape secara kuantitatif dengan menggunakan sistem pelacakan mata (eye‑tracking) untuk mengukur perhatian visual pengunjung di setiap ruang. Selain itu, studi longitudinal yang mencakup periode sebelum dan sesudah revitalisasi dapat menilai perubahan dalam durasi kunjungan dan kepuasan pengunjung akibat modifikasi ruang dan fasilitas yang diusulkan. Terakhir, analisis kuasi‑eksperimental yang membandingkan dua kelompok pengunjung—satu yang menggunakan peta digital interaktif dan satu yang tidak—dapat menilai efektivitas teknologi informasi dalam memandu alur kunjungan dan meningkatkan penyerapan pengetahuan sejarah.

  1. Vol 17, No 2 (2020). vol skip main content general information published total articles including editorial... doi.org/10.14710/jsmo.v17i2Vol 17 No 2 2020 vol skip main content general information published total articles including editorial doi 10 14710 jsmo v17i2
Read online
File size1.1 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test