JURNALSENIORJURNALSENIOR

Herbal Medicine JournalHerbal Medicine Journal

Tumbuhan kitolod digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit, seperti sakit mata, penyembuhan luka, asma, bronkitis, rematik dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji aktivitas antibakteri krim ekstrak etanol daun kitolod (Isotoma longiflora)(L).C.Presl) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa. Tahap penelitian ini yang meliputi determinasi, pembuatan simplisia, ekstraksi, skrining fitokimia, formulasi krim F0 (0%), F1 (4%), F2 (6%) F3 (8%), dan uji antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil skrining fitokimia didapatkan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri formula terhadap Staphylococcus epidermidis secara berurutan F0 (0%), F1 (4%), F2 (6%) dan F3 (8%) adalah 11,315 mm; 15,205 mm; 18,843 mm; 23,698 mm. Sedangkan terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa secara berurutan adalah 6,04 mm, 8,19 mm, 12,46 mm, 17,24 mm. Kesimpulan semua variasi formula krim menunjukkan antibakteri dalam menghambat pertumbuhan pada bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa. Formulasi krim lebih sensitif terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dibandingkan Pseudomonas aeruginosa.

Formula krim ekstrak etanol daun kitolod (Isotoma longiflora) (L).Persl (F1, F2, F3) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa.

Pertama, diperlukan penelitian in vivo yang mengevaluasi keamanan dan efektivitas krim ekstrak etanol daun kitolod pada model hewan dengan luka yang terinfeksi Staphylococcus epidermidis maupun Pseudomonas aeruginosa, untuk menilai kemampuan penyembuhan dan potensi efek samping pada jaringan kulit; kedua, studi lanjutan dapat menguji sinergi antara ekstrak kitolod dan antibiotik konvensional terhadap strain bakteri kulit yang telah menunjukkan resistensi, guna mengetahui apakah kombinasi tersebut dapat meningkatkan tingkat pembunuhan bakteri dan mengurangi dosis antibiotik yang diperlukan; ketiga, penting juga mengembangkan formulasi krim yang stabil dengan melakukan uji kestabilan fisik, kimia, dan mikrobiologi selama periode penyimpanan pada suhu dan cahaya yang berbeda, sehingga informasi mengenai umur simpan produk dapat diperoleh dan memungkinkan produksi skala industri yang konsisten.

Read online
File size458.28 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test