TRILOGITRILOGI

Jurnal Sistem Informasi dan Sains TeknologiJurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sektor kesehatan, terutama melalui kehadiran layanan kesehatan digital seperti aplikasi Halodoc. Aplikasi ini memberikan kemudahan dalam konsultasi medis, pembelian obat, dan pemeriksaan laboratorium secara daring. Namun, kemudahan tersebut memunculkan tantangan baru, terutama terkait dengan keamanan dan privasi data pengguna. Informasi kesehatan yang sangat sensitif menimbulkan kekhawatiran apabila tidak dilindungi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap keamanan dan perlindungan data pada aplikasi Halodoc. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 31 responden pengguna aktif Halodoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar pengguna merasa data mereka aman, pemahaman terhadap kebijakan privasi masih rendah, dan kekhawatiran terhadap kebocoran data tetap ada. Simpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan edukasi dan transparansi dari penyedia layanan digital mengenai pengelolaan data pribadi untuk meningkatkan kepercayaan dan keamanan pengguna.

Mayoritas pengguna Halodoc memiliki persepsi yang cukup baik terhadap keamanan data pribadi mereka, tetapi masih terdapat ketimpangan antara rasa aman yang dirasakan dan tingkat pemahaman mereka terhadap kebijakan privasi.Meskipun pengguna merasa percaya terhadap aplikasi, masih ada kekhawatiran tinggi terhadap potensi kebocoran data.Diperlukan langkah-langkah perbaikan seperti peningkatan transparansi, edukasi pengguna, serta penerapan sistem keamanan yang lebih kuat dan sesuai regulasi agar kepercayaan pengguna terhadap Halodoc dapat terus ditingkatkan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh literasi digital terhadap pemahaman kebijakan privasi pengguna, serta evaluasi efektivitas fitur keamanan yang diterapkan oleh Halodoc. Selain itu, studi tentang perilaku pengguna dalam berbagi data kesehatan di platform digital dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga dapat mengembangkan model empiris untuk memahami hubungan kausal antara transparansi penyedia layanan dan tingkat kepercayaan pengguna. Saran lainnya adalah menganalisis dampak regulasi UU PDP terhadap praktik perlindungan data di aplikasi kesehatan digital. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif untuk mendalami pengalaman pengguna. Kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif akan memperkaya data dan memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif. Penelitian juga perlu mempertimbangkan perbedaan tingkat literasi digital antar kelompok pengguna. Evaluasi jangka panjang terhadap kebijakan privasi Halodoc dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Akhirnya, studi tentang inovasi teknologi keamanan data yang sesuai dengan kebutuhan pengguna kesehatan digital sangat diperlukan.

Read online
File size326.88 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test