UMSBUMSB

Menara MedikaMenara Medika

Latar Belakang: Manajemen berfungsi untuk memberikan arahan, koordinasi, dan pengendalian yang baik berdasarkan rencana yang sebelumnya telah ditetapkan, fungsi manajemen secara umum ada empat yaitu fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi pengawasan, dan fungsi pengarahan. Empat fungsi ini sangat dibutuhkan untuk menetukan apakah fungsi manajemen kepala ruangan terlaksakan atau belum. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran fungsi manajemen kepala ruang di ruang awat inap RSUD Prof. Dr. MA. Hanfiah SM Batusangkar. Metodologi: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel random sempling. Populasi dalam penelitian ini 147 perawat rawat inap dan sampel 45 responden. Hasil: fungsi manajemen kepala ruangan, fungsi perencanaan diperoleh gambaran bahwa dari 45 responden 24 orang (53,3%) menyatakan kurang baik dan 21 orang (46,7%) menyatakan baik, fungsi pengorganisasian kepala ruang diperoleh gambaran bahwa 13 orang (28,9%) menyatakan kurang baik dan 32 orang (71,1%) menyatakan baik, fungsi pengarahan kepala ruangan diperoleh gambaran bahwa 21 orang (46,7%) menyatakan kurang baik dan 24 orang (53,3%) menyatakan baik, fungsi pengawasan kepala ruangan diperoleh gambaran bahwa 32 orang (71,1%) menyatakan kurang baik dan 13 orang (28,9%) menyatakan baik. Diskusi: bahwa fungsi manajemen kepala ruangan di ruang rawat inap masih belum berjalan dengan baik seperti fungsi perencanaan dan pengawasan, untuk fungsi pengorganisasian dan fungsi pengarahan sudah berjalan dengan baik.Saran untuk kepala ruangan agar meningkatkan fungsi manajemen perencanaan dan pengawasan serta mempertahankan fungsi pengorganisasian dan fungsi pengarahan supaya tujuan organisasai nya dapat tercapai.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahaan tentang gambaran fungsi manajemen kepala ruang di ruang rawat inap RSUD Prof.Hanafiah SM Batusangkat tahun 2022 dapat disimpulkan bahwa dari 45 responden mayoritas 53,3% menyatakan fungsi manajemen perencanaan kepala ruangan sudah berjalan, manajemen pengorganisasian mayoritas responden 71,1% menyatakan kurang baik, sebagian besar responden 53,3% fungsi manajemen pengarahan sudah berjalan dengan baik, sedangkan untuk fungsi manajemen pengawasan sebanyak 71,1% responden menyatakan kurang baik, fungsi manajemen kepala ruangan di masih belum berjalan baik.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas fungsi perencanaan kepala ruangan, seperti pelatihan kepemimpinan, dukungan dari manajemen rumah sakit, dan ketersediaan sumber daya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model implementasi fungsi pengawasan yang efektif di ruang rawat inap, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari setiap ruang dan kebutuhan perawat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas fungsi manajemen kepala ruangan, misalnya melalui penggunaan sistem informasi manajemen keperawatan atau aplikasi mobile untuk koordinasi dan komunikasi.

Read online
File size499.25 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test