JAYABAYAJAYABAYA

Jurnal Studi Interdisipliner PerspektifJurnal Studi Interdisipliner Perspektif

Baik buruknya sebuah perencanaan sangat ditentukan oleh seberapa jauh perencanaan tersebut dapat dilaksanakan dalam praktik. Suatu perencanaan dikatakan baik dan berkualitas bilamana rencana yang telah disusun tersebut dapat terlaksana dan berjalan dengan baik walaupun secara teknis dan akademis tidak terlalu istimewa. Sedangkan suatu perencanaan dikatakan kurang baik bahkan buruk bilamana rencana tersebut tidak dapat dilaksanakan dalam praktik, walaupun secara teknis dan akademis sangat menonjol. Perencanaan merupakan fungsi pertama dari fungsi-fungsi manajemen lainnya. Fungsi perencanaan bagaikan lokomotif pada kereta api yang menggandeng fungsi-fungsi manajemen lainnya dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan demikian, perencanaan merupakan dasar dari fungsi-fungsi manajemen lainnya. Fungsi pengorganisasian, penyusunan personalia, penggerakan dan pengawasan melekat pada perencanaan. Jadi fungsi perencanaan sangat menentukan terhadap pencapaian tujuan organisasi. Keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya ditentukan oleh ketepatan dalam membuat perencanaan. Sebelum melaksanakan aktivitas organisasi, terlebih dahulu manajer memutuskan tentang apa yang harus dilaksanakan, bagaimana melakukannya, kapan dilakukan dan siapa yang melakukannya. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut maka perencanaan itu merupakan penentuan sasaran yang ingin dicapai, metode, waktu yang tepat dan orang yang bertanggungjawab untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Dengan demikian, perencanaan adalah suatu kegiatan dalam pengambilan keputusan dalam menetukan sasaran, metode, waktu, dan orang yang tepat yang dilakukan manajer dalam suatu organisasi.

Perencanaan merupakan fungsi pertama dalam manajemen, menjadi dasar bagi fungsi-fungsi lainnya seperti pengorganisasian, penyusunan personalia, penggerakan, dan pengawasan.Keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya sangat bergantung pada ketepatan dalam merencanakan.Dengan perencanaan yang baik, manajer dapat menentukan sasaran, metode, waktu, dan orang yang bertanggung jawab secara efektif, sehingga pencapaian tujuan organisasi dapat terwujud.

Berdasarkan pembahasan mengenai pentingnya perencanaan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada studi tentang efektivitas berbagai model perencanaan dalam konteks organisasi yang berbeda, misalnya organisasi publik dan swasta. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi perencanaan, termasuk peran kepemimpinan, komunikasi, dan partisipasi anggota organisasi. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan metode evaluasi perencanaan yang lebih komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada pencapaian tujuan, tetapi juga pada dampak perencanaan terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan dan kepuasan anggota organisasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana perencanaan dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kinerja organisasi dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Read online
File size344.69 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test