ITK AVICENNAITK AVICENNA

Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan AvicennaJurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Latar Belakang: Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup sering terjadi di kalangan remaja, khususnya siswa sekolah menengah kejuruan. Pola makan yang tidak teratur, stres akademik, dan tekanan sosial menjadi faktor yang memengaruhi kekambuhan gastritis. Stres terbukti memiliki dampak fisiologis terhadap sistem pencernaan, sehingga berpotensi memperparah kondisi gastritis yang telah ada. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kekambuhan gastritis pada siswa-siswi SMK Negeri 08 Bombana. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 108 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42) untuk mengukur tingkat stres dan lembar observasi untuk mencatat frekuensi kekambuhan gastritis. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square menggunakan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kekambuhan gastritis (p = 0,001). Siswa dengan tingkat stres sedang hingga tinggi memiliki risiko kekambuhan gastritis yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki tingkat stres rendah. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kekambuhan gastritis pada siswa-siswi SMK Negeri 08 Bombana. Intervensi pengelolaan stres dan promosi gaya hidup sehat perlu ditingkatkan dalam lingkungan sekolah untuk mencegah kekambuhan gastritis.

Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kekambuhan gastritis pada siswa-siswi SMK Negeri 08 Bombana.Individu yang mengalami tingkat stres tinggi cenderung memiliki frekuensi kekambuhan gastritis yang lebih sering dibandingkan dengan individu yang memiliki tingkat stres rendah hingga sedang.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kualitas tidur terhadap hubungan stres dan kekambuhan gastritis, karena tidur buruk sering kali berdampak pada sistem pencernaan. Selain itu, studi tentang peran dukungan sosial dalam mengurangi stres dan mencegah gastritis juga relevan, karena interaksi sosial yang positif bisa menjadi faktor pelindung. Terakhir, penelitian dapat mengkaji pola konsumsi makanan pedas atau asam secara spesifik, karena makanan tersebut sering dikaitkan dengan kekambuhan gastritis, terutama pada remaja yang mengalami stres.

Read online
File size182.53 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test