UBDUBD

Jurnal Ilmiah Bina EdukasiJurnal Ilmiah Bina Edukasi

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berdiferensiasi di Sekolah Dasar dalam konteks kurikulum merdeka serta mengidentifikasi dan menghambat implementasinya. Metode penulisan yang digunakan adalah kualitatif, memungkinkan penulis untuk mendeskripsikan secara rinci bagaimana pembelajaran berdiferensiasi diterapkan. Hasil temuan penulisan menunjukkan bahwa ada langkah dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi di kelas, yakni langkah awal, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap awal, asesmen diagnostik dilakukan untuk memahami pemahaman awal peserta didik serta gaya belajar mereka. Selama pelaksanaan, pembelajaran berdiferensiasi dilakukan dengan memperhatikan tiga elemen utama: konten, proses, dan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Evaluasi dilakukan setelah pembelajaran untuk merefleksikan proses tersebut. Faktor pendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka meliputi kegiatan yang meningkatkan pemahaman tentang pembelajaran berdiferensiasi, seperti komunitas belajar, pelatihan internal, dan kehadiran tenaga pengajar yang kompeten. Sebaliknya, faktor penghambat meliputi waktu yang diperlukan yang terkadang cukup lama untuk menjalankan proses ini secara efektif.

Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas melibatkan tiga tahap, yaitu tahap awal, pelaksanaan, dan evaluasi.Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah melalui komunitas belajar, pelatihan internal, dan tenaga pengajar kompeten, sedangkan faktor penghambat utama adalah waktu yang lama serta kurangnya pemahaman guru tentang konsep dasar diferensiasi.Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pengaruh masing‑masing aspek seperti kesiapan, minat, dan gaya belajar terhadap proses pembelajaran diferensiasi.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi platform pembelajaran digital mempengaruhi efektivitas pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai manfaat teknologi dalam menyesuaikan materi bagi siswa dengan kebutuhan beragam. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak program pengembangan profesional berkelanjutan terhadap kompetensi guru dalam merancang bahan ajar diferensial, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan kemampuan guru menghadapi heterogenitas kelas. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti peran keterlibatan orang tua dan lingkungan belajar di rumah terhadap hasil pembelajaran berdiferensiasi, khususnya bagi siswa dengan gaya belajar yang berbeda, agar dapat merumuskan strategi kolaboratif antara sekolah dan keluarga yang mendukung pencapaian akademik yang optimal. Dengan menggabungkan ketiga fokus tersebut, studi lanjutan dapat memberikan rekomendasi praktis dan kebijakan yang lebih terarah untuk memperkuat implementasi pembelajaran berdiferensiasi secara menyeluruh.

Read online
File size250.8 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test