ADMIADMI

Jurnal Kesehatan dan KedokteranJurnal Kesehatan dan Kedokteran

Stroke merupakan penyakit yang menyerang arteri yang menuju dalam otak. Pada Riskesdas Kemenkes RI 2018, kejadian stroke di Indonesia sebanyak 713.783 orang (10,9%). Intervensi yang paling mendekati pasien stroke adalah keluarga. Dukungan keluarga sangatlah berperan penting sebagai sumber koping bagi pasien dalam menghadapi penyakit dan menjalani proses pengobatan. Koping yang efektif akan berefek pada pasien dalam menghadapi serta mengelola masalah yang dihadapinya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui support system keluarga terhadap kualitas hidup pada pasien stroke berdasarkan penelusuran literature. Metode: Metode pada penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder berupa literature review atau tinjauan pustaka. Penelusuran literature dilakukan melalui google schoolar dan pubmed. Hasil: Hasil penelusuran literature menunjukkan support system keluarga menunjukkan sumber terpenting bagi pasien terutama pasien stroke. Kesimpulan: Keluarga memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien stroke.

Keluarga memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien stroke sehingga upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien pasca stroke dapat dilakukan melalui pendekatan keluarga dimana keluarga diharapkan dapat memberikan dukungan pada pasien pasca stroke baik berbentuk dukungan instrumental, informasional, penilaian, maupun emosional.

Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi program intervensi dukungan keluarga yang lebih terstruktur untuk pasien pasca-stroke di Indonesia. Penting untuk mengidentifikasi jenis-jenis dukungan, seperti psikoedukasi bagi keluarga atau pelatihan keterampilan perawatan, yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien dan mengurangi beban pengasuh. Selain itu, mengingat peran penting spiritualitas dalam mekanisme koping yang telah disinggung, penelitian selanjutnya bisa menyelidiki bagaimana nilai-nilai budaya dan praktik spiritual yang beragam di Indonesia memengaruhi bentuk dukungan keluarga yang diberikan. Hal ini dapat mengungkapkan perbedaan dan persamaan dalam pendekatan dukungan di berbagai komunitas, serta dampaknya terhadap kondisi psikologis pasien dan keluarga. Selanjutnya, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif, disarankan untuk melakukan studi kualitatif mendalam. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara langsung pengalaman, tantangan, dan kebutuhan spesifik dari pasien stroke dan anggota keluarga mereka dalam memberikan dan menerima dukungan di lingkungan rumah. Melalui pendekatan ini, kita dapat mengungkap faktor-faktor penghambat dan pendorong dukungan keluarga yang efektif, yang pada akhirnya dapat menjadi landasan bagi pengembangan intervensi yang lebih relevan dan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya akan memperkaya literatur, tetapi juga memberikan implikasi praktis bagi perawat, praktisi kesehatan, dan pembuat kebijakan dalam merancang sistem dukungan yang optimal.

Read online
File size471.41 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test