UMLAUMLA
SURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu KesehatanSURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu KesehatanPenelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara intensitas nyeri pasca‑seksio sesarea dengan produksi ASI pada ibu nifas. Metode yang digunakan adalah studi korelasional analitik dengan desain cross‑sectional, melibatkan 36 responden yang dipilih secara purposif dari populasi 54 ibu yang melahirkan via sekspio pada November‑Desember 2025. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan produksi ASI dinilai melalui kuesioner tertutup; analisis dilakukan dengan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa nyeri dengan intensitas lebih tinggi secara signifikan menurunkan peluang produksi ASI yang adekuat (OR = 0.266; p = 0.047). Kesimpulan menyatakan pentingnya manajemen nyeri efektif untuk meningkatkan keberhasilan laktasi pada ibu pasca‑seksio.
Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas nyeri pasca‑seksio sesarea secara signifikan berhubungan dengan produksi ASI pada ibu nifas, di mana tingkat nyeri yang lebih rendah terkait dengan peluang lebih tinggi tercapainya produksi ASI yang adekuat.Karakteristik ibu yang menguntungkan, seperti usia reproduksi optimal, tingkat pendidikan memadai, pekerjaan tidak menuntut fisik, dan pengalaman melahirkan sebelumnya, berkontribusi pada persepsi nyeri yang lebih rendah serta keberhasilan laktasi.Oleh karena itu, manajemen nyeri yang efektif, termasuk pemberian analgesik dan mobilisasi dini, sangat penting untuk meningkatkan keberhasilan menyusui pada ibu pasca‑seksio.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah intervensi edukasi multimedia tentang teknik menyusui dapat mengurangi persepsi nyeri dan meningkatkan produksi ASI pada ibu pasca‑seksio. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai efek jangka panjang dari program manajemen nyeri multimodal (analgesik non‑opioid, fisioterapi, dan dukungan psikologis) terhadap keberlanjutan menyusui hingga enam bulan pertama bayi. Penelitian ketiga dapat membandingkan perbedaan hasil laktasi antara ibu dengan dukungan keluarga intensif versus dukungan profesional kesehatan saja, untuk menentukan peran faktor sosial dalam memoderasi hubungan antara nyeri pasca‑seksio dan produksi ASI.
| File size | 302.64 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Perencanaan tenaga kerja dan rekrutmen yang tepat diperlukan untuk seleksi yang objektif serta menghasilkan karyawan yang berkualitas. Namun, proses seleksiPerencanaan tenaga kerja dan rekrutmen yang tepat diperlukan untuk seleksi yang objektif serta menghasilkan karyawan yang berkualitas. Namun, proses seleksi
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum masih menghadapi berbagai hambatan, seperti lemahnya pengawasan, kurangnya sinergi antarinstansiHasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum masih menghadapi berbagai hambatan, seperti lemahnya pengawasan, kurangnya sinergi antarinstansi
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Penelitian ini menawarkan kerangka kerja politik hukum yang sistematis, menetapkan Peraturan Daerah sebagai instrumen kebijakan turunan yang sah dalamPenelitian ini menawarkan kerangka kerja politik hukum yang sistematis, menetapkan Peraturan Daerah sebagai instrumen kebijakan turunan yang sah dalam
UMKUNINGANUMKUNINGAN Parameter kualitas dianalisis berdasarkan standar SNI 7381:2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu sentrifugasi secara signifikan meningkatkanParameter kualitas dianalisis berdasarkan standar SNI 7381:2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu sentrifugasi secara signifikan meningkatkan
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Subjek penelitian meliputi guru dan siswa MTsN 1 Palangka Raya, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitianSubjek penelitian meliputi guru dan siswa MTsN 1 Palangka Raya, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
JQWHJQWH Adaptasi psikologis diperlukan untuk pencapaian peran baru sebagai seorang ibu. Sebagian ibu postpartum tidak berhasil menyesuaikan diri dan mengalamiAdaptasi psikologis diperlukan untuk pencapaian peran baru sebagai seorang ibu. Sebagian ibu postpartum tidak berhasil menyesuaikan diri dan mengalami
JQWHJQWH Masih tingginya angka kejadian stunting di wilayah Puskesmas Kinovaro sehingga dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas di suatu daerah tersebut, halMasih tingginya angka kejadian stunting di wilayah Puskesmas Kinovaro sehingga dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas di suatu daerah tersebut, hal
JQWHJQWH Latar Belakang: Bayi yang diberi susu selain ASI, mempunyai risiko 17 kali lebih mengalami diare dan tiga sampai empat kali lebih besar kemungkinan terkenaLatar Belakang: Bayi yang diberi susu selain ASI, mempunyai risiko 17 kali lebih mengalami diare dan tiga sampai empat kali lebih besar kemungkinan terkena
Useful /
STIEKRAKATAUSTIEKRAKATAU A quantitative descriptive approach was applied through pairwise comparisons of development criteria, law enforcement, strengthening regional competitiveness,A quantitative descriptive approach was applied through pairwise comparisons of development criteria, law enforcement, strengthening regional competitiveness,
STFXAMBONSTFXAMBON Dasar biblis yang digunakan yaitu kisah penyembuhan Yesus, untuk melihat tindakan flexing Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah di masa lampau. SedanganDasar biblis yang digunakan yaitu kisah penyembuhan Yesus, untuk melihat tindakan flexing Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah di masa lampau. Sedangan
JQWHJQWH Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan desain cross sectional. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat dengan uji Chi-SquarePenelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan desain cross sectional. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat dengan uji Chi-Square
JQWHJQWH Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan terhadap involusi uteri antara sebelum dan sesudah pijat oksitosin (ρ value 0,001),Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan terhadap involusi uteri antara sebelum dan sesudah pijat oksitosin (ρ value 0,001),