ITSCIENCEITSCIENCE

Jurnal Generasi Ceria IndonesiaJurnal Generasi Ceria Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model dan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar berdasarkan berbagai penelitian sebelumnya. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan menelusuri artikel ilmiah dari Google Scholar, ResearchGate, dan jurnal pendidikan nasional dalam 10 tahun terakhir. Sebanyak 20 artikel dipilih berdasarkan kriteria yang relevan dengan pendidikan dasar dan memiliki data empiris mengenai model pembelajaran, media pembelajaran, dan hasil belajar. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik sintesis isi untuk membandingkan berbagai model dan media pembelajaran dari penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi model pembelajaran aktif seperti Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Learning dengan media pembelajaran interaktif seperti Canva, animasi audiovisual, dan media konkret/manipulatif memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa tidak hanya dipengaruhi oleh kecanggihan media pembelajaran, tetapi juga oleh ketepatan pemilihan model pembelajaran yang mampu mendorong partisipasi aktif siswa. Oleh karena itu, guru perlu mengombinasikan model pembelajaran aktif dengan media yang sesuai agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan hasil belajar siswa meningkat.

Berdasarkan sintesis temuan, dapat diformulasikan bahwa implementasi model instruksional serta utilitas media pedagogis memberikan kontribusi positif yang bermakna secara statistik terhadap capaian akademik peserta didik pada jenjang pendidikan dasar.Aplikasi model pembelajaran yang merepresentasikan inovasi pedagogis, meliputi inkuiri, open ended, Problem Based Learning, Project Based Learning, kooperatif tipe STAD, serta beragam strategi lainnya, terkonfirmasi mampu mengeskalasi intensitas partisipasi, kedalaman pemahaman konseptual, serta derajat keterlibatan siswa dalam skenario pembelajaran.Lebih lanjut, optimalisasi media instruksional yang adaptif baik dalam format visual, audiovisual, maupun media berbasis aktivitas yang berkontribusi secara signifikan dalam mengaktifasi dorongan berprestasi serta memfasilitasi konstruksi pemahaman materi secara lebih konkret dan esensial.Integrasi antara model pedagogis yang selaras dengan spektrum karakteristik peserta didik dan media yang memiliki tingkat efikasi tinggi mentransformasi dinamika pembelajaran menjadi lebih atraktif, interaktif, dan berorientasi pada sentralitas siswa.Dengan demikian, optimalisasi model dan media pembelajaran secara simultan perlu diprioritaskan dalam tahapan perencanaan maupun implementasi instruksional di lingkungan sekolah dasar guna merealisasikan capaian akademik pada level optimal.

Berdasarkan hasil penelitian dan temuan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengembangkan model pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, seperti menggabungkan Problem Based Learning (PBL) dengan media pembelajaran interaktif seperti Canva atau animasi audiovisual. Penelitian ini dapat fokus pada efek sinergi antara model pembelajaran dan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa.. . 2. Meneliti dampak penggunaan media konkret/manipulatif dalam berbagai mata pelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana media konkret/manipulatif dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan praktis siswa.. . 3. Menganalisis pengaruh kombinasi model pembelajaran aktif dengan media pembelajaran yang sesuai untuk berbagai tingkat kemampuan dan minat siswa. Penelitian ini dapat membantu guru dalam memilih strategi pembelajaran yang efektif untuk siswa dengan karakteristik berbeda.

Read online
File size371.5 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test