LLILLI

Jurnal Manajemen dan Ilmu AdministrasiJurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi

Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sub sektor perkebunan kelapa sawit di BEI. Peneliti menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebesar 10 perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kondisi financial distress, mengetahui hubungan signifikansi dengan menggunakan variabel Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Current ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), Current Liabilities to Assets Ratio (CLAR) dan Debt to Equity Ratio (DER). Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data diuji dengan menggunakan regresi logistic dalam menjelaskan pengaruh antar variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Return on Equity (ROE), Current ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress sedangkan Return On Asset (ROA), Current Liabilities to Assets Ratio (CLAR) berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress.

Berdasarkan hasil pengujian terhadap hipotesis diketahui bahwa dari 6 rasio keuangan yang digunakan dalam meneliti pengaruh rasio-rasio keuangan terhadap financial distress, ternyata ada 4 rasio keuangan yang tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress rasio-rasio tersebut adalah Return On Equity (ROE), Current ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER), dan ada 2 rasio keuangan yang berpengaruh signifikan terhadap financial distress rasio-rasio tersebut adalah Return On Asset (ROA), Current Liabilities to Assets Ratio (CLAR).Dua rasio tersebut terbukti memiliki kontribusi dalam memprediksi perusahaan yang mengalami financial distress dan tidak mengalami financial distress.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada analisis rasio keuangan yang lebih spesifik dan mendalam. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi rasio keuangan tertentu yang paling efektif dalam memprediksi kondisi financial distress pada perusahaan perkebunan kelapa sawit. Selain itu, studi komparatif antara perusahaan yang mengalami financial distress dengan perusahaan yang tidak mengalami financial distress dapat dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi pengelolaan keuangan yang efektif untuk mencegah atau mengatasi financial distress pada perusahaan perkebunan kelapa sawit.

  1. Pengaruh Profitabilitas dan Cash flow terhadap Harga Saham di Masa Pandemi Covid-19 | Jurnal Ilmiah Akuntansi... jurnal-umbuton.ac.id/index.php/jiam/article/view/1547Pengaruh Profitabilitas dan Cash flow terhadap Harga Saham di Masa Pandemi Covid 19 Jurnal Ilmiah Akuntansi jurnal umbuton ac index php jiam article view 1547
  2. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR... ojs.uma.ac.id/index.php/jurnalakundanbisnis/article/view/1530ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR ojs uma ac index php jurnalakundanbisnis article view 1530
  3. Analisis Rasio Keuangan untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur... doi.org/10.28932/jam.v9i2.481Analisis Rasio Keuangan untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur doi 10 28932 jam v9i2 481
Read online
File size225.12 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test