STITNAFISTABALONGSTITNAFISTABALONG
An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan KemasyarakatanAn-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan KemasyarakatanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pengaruh globalisasi sehingga minimnya karakter religius di sekolah dasar negeri. Lembaga pendidikan formal yang mengadakan kegiatan penanaman karakter religius salah satunya adalah sekolah dasar negeri 011, kecamatan Sangatta Utara, kabupaten Kutai Timur. Metode penelitian ini bersifat kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Penanaman karakter memiliki arti penting dalam bidang pendidikan, terutama dalam kaitannya dengan karakter religius. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan fokus pada pemahaman tentang ciri-ciri khas dari fenomena ini, termasuk sebab, akibat, hubungan, dan semua faktor intrinsik. Artikel ini menggali bagaimana yang dicontohkan melalui keteladanan guru itu sendiri dan pelaksanaan program pembiasaan di sekolah, yang berkontribusi pada pengembangan nilai-nilai religius yang kuat di kalangan siswa.
Para guru memainkan peran penting dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada para siswa, karena keteladanan mereka sangat mempengaruhi mereka.Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh para guru untuk menunjukkan hal ini adalah dengan berdoa bersama dengan murid-muridnya.Dengan memberikan contoh yang baik melalui tindakan mereka sendiri, para guru menunjukkan perilaku terpuji, termasuk kerendahan hati, kesabaran, ketulusan, kejujuran, ketergantungan pada Tuhan, dan menghindari perilaku negatif.Sangat penting bagi para pendidik untuk menumbuhkan karakter yang baik dalam diri mereka.Hal ini karena siswa melihat segala sesuatu yang dilakukan guru sebagai teladan, yang membuat mereka mencerminkan dan meniru sikap, tindakan, dan perilaku guru, yang mencakup watak bawaan, ekspresi verbal, dan perilaku.Program pembiasaan siswa di sekolah ini secara konsisten mengikuti jadwal harian, yang meliputi salat Dhuha, salat Dzuhur berjamaah, dan infak.Selain itu, ada kegiatan bulanan seperti Kultum Jumat dan ekstrakurikuler Rohis, serta acara tahunan untuk memperingati hari-hari besar Islam dan mempromosikan nilai-nilai agama siswa.Tujuannya adalah untuk menanamkan fondasi agama yang kuat di antara para siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh keteladanan guru PAI dalam membentuk karakter religius siswa, dengan fokus pada aspek-aspek spesifik seperti perilaku guru dalam kelas, interaksi dengan siswa, dan pengaruhnya terhadap perilaku dan sikap siswa. 2. Mengeksplorasi strategi pembiasaan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius di kalangan siswa, termasuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan keagamaan yang dapat diterapkan di sekolah dan mengukur dampak jangka panjangnya terhadap karakter religius siswa. 3. Meneliti peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung pembentukan karakter religius siswa, serta mengembangkan strategi kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua untuk memperkuat nilai-nilai religius di luar lingkungan sekolah.
| File size | 273.43 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STITNUALHIKMAHSTITNUALHIKMAH Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai-nilai yang dikembangkan kedua tokoh memiliki relevansi yang kuat dengan kompetensi kepribadian guru dalamHasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai-nilai yang dikembangkan kedua tokoh memiliki relevansi yang kuat dengan kompetensi kepribadian guru dalam
STITNUALHIKMAHSTITNUALHIKMAH Selain itu, integrasi kepemimpinan spiritual membantu menjaga keseimbangan antara nilai-nilai agama tradisional dan kebutuhan pendidikan modern. UpayaSelain itu, integrasi kepemimpinan spiritual membantu menjaga keseimbangan antara nilai-nilai agama tradisional dan kebutuhan pendidikan modern. Upaya
STITNUALHIKMAHSTITNUALHIKMAH Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkanData dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan
YANAYANA Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kreativitas siswa dengan mengintegrasikan pembelajaran kooperatif dengan ekspresi seni. Penelitian menggunakan pendekatanTujuannya adalah untuk menumbuhkan kreativitas siswa dengan mengintegrasikan pembelajaran kooperatif dengan ekspresi seni. Penelitian menggunakan pendekatan
STITNUALHIKMAHSTITNUALHIKMAH Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitianMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
STITNUALHIKMAHSTITNUALHIKMAH Data dikumpulkan melalui angket yang dibagikan kepada 85 siswa sebagai responden, serta dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitianData dikumpulkan melalui angket yang dibagikan kepada 85 siswa sebagai responden, serta dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Hasil penelitian menunjukkan bahwa program seperti Sekolah Adiwiyata di MTsN 1 Palangka Raya terbukti efektif dalam membentuk budaya kepedulian lingkunganHasil penelitian menunjukkan bahwa program seperti Sekolah Adiwiyata di MTsN 1 Palangka Raya terbukti efektif dalam membentuk budaya kepedulian lingkungan
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Diharapkan pendekatan ini dapat menjadi solusi efektif untuk membantu siswa mengatasi kesulitan dalam belajar matematika di sekolah. Penggunaan etnomatematikaDiharapkan pendekatan ini dapat menjadi solusi efektif untuk membantu siswa mengatasi kesulitan dalam belajar matematika di sekolah. Penggunaan etnomatematika
Useful /
YANAYANA Namun, muncul kesenjangan implementasi yang signifikan, karena hanya 38,5% yang percaya bahwa manajemen pariwisata saat ini secara memadai mempertimbangkanNamun, muncul kesenjangan implementasi yang signifikan, karena hanya 38,5% yang percaya bahwa manajemen pariwisata saat ini secara memadai mempertimbangkan
YANAYANA Orang tua balita mengakui manfaat PMT, bimbingan kader, dan sosialisasi layanan mahasiswa KKN dalam meningkatkan pengetahuan mereka mengenai nutrisi seimbangOrang tua balita mengakui manfaat PMT, bimbingan kader, dan sosialisasi layanan mahasiswa KKN dalam meningkatkan pengetahuan mereka mengenai nutrisi seimbang
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Salah satu aktivitas positif yang dapat dilakukan di masjid adalah penyelenggaraan pesantren kilat, yang bertujuan menyampaikan nilai-nilai agama untukSalah satu aktivitas positif yang dapat dilakukan di masjid adalah penyelenggaraan pesantren kilat, yang bertujuan menyampaikan nilai-nilai agama untuk
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Tim pengabdian masyarakat bermaksud untuk menciptakan logo yang tidak hanya estetis, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai spiritual dan sosial yangTim pengabdian masyarakat bermaksud untuk menciptakan logo yang tidak hanya estetis, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai spiritual dan sosial yang