STITNAFISTABALONGSTITNAFISTABALONG

An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan KemasyarakatanAn-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan . Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru-guru, tenaga kependidikan SMPIT Ashabul Kahfi Tabalong. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumenter. Teknik pengolahan data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data serta analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yaitu: 1) Peran kepala sekolah sebagai educator yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan bimbingan kepada guru untuk melaksanakan budaya pengajaran yang baik. Selain itu juga menanamkan, memajukan dan meningkatkan empat macam nilai, yaitu pembinaan mental, pembinaan moral, pembinaan fisik, dan pembinaan artistik. 2) Peran kepala sekolah sebagai manajer yaitu memberdayakan guru melalui kerja sama, memberikan kesempatan kepada guru untuk meningkatkan profesinya dan juga mengikut sertakan guru dalam berbagai kegiatan yang dapat menunjang program sekolah. 3) Peran kepala sekolah sebagai administrator yaitu berupaya membagi tugas sejelas mungkin kepada guru dan karyawan sekolah serta mendampingi dalam mengerjakan tugasnya juga memberikan solusi jika dalam pengerjaannya terdapat kendala. 4) Peran kepala sekolah sebagai supervisor yaitu sangat serius dalam melaksanakan pengawasan untuk meningkatkan mutu pendidikan apalagi pada masa pandemi ini. 5) Peran kepala sekolah sebagai leader yaitu mempengaruhi, memobilisasi, dan memberdayakan sumber daya yang ada secara efektif dan partisipatif dalam mencapai tujuan sekolah. Kepala sekolah berusaha untuk menjadi contoh teladan yang baik bagi bawahannya. 6) Peran kepala sekolah sebagai motivator yaitu selalu memberikan motivasi dan arahan dalam bentuk: kegiatan keagamaan, pendekatan jiwa dan konseling, prestasi, penghargaan dan koordinasi.

Peran kepala sekolah sebagai educator (pendidik) dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan bimbingan kepada guru, karyawan dan juga siswa serta warga sekolah untuk melaksanakan budaya pengajaran yang baik.Selain itu juga menanamkan, memajukan dan meningkatkan empat macam nilai, yaitu pembinaan mental, pembinaan moral, pembinaan fisik, dan pembinaan artistik.Peran kepala sekolah sebagai manajer dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu memberdayakan guru yaitu melalui kerja sama, memberikan kesempatan kepada guru untuk meningkatkan profesinya dan juga mengikut sertakan guru dalam berbagai kegiatan yang dapat menunjang program sekolah.Peran kepala sekolah sebagai administrator dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu berupaya untuk membagi tugas/ job description sejelas mungkin kepada guru dan karyawan sekolah serta mendampingi semua guru dan karyawan sekolah dalam mengerjakan tugasnya juga memberikan solusi jika dalam pengerjaannya terdapat kendala.Peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu sangat serius dalam melaksanakan pengawasan untuk meningkatkan mutu pendidikan apalagi pada masa pandemi ini.Tidak hanya melakukan pengawasan pada kegiatan belajar mengajar, tetapi jua dalam hal lain seperti administrasi sekolah, kebersihan lingkungan, kedisiplinan guru, iklim kerja dan kegiatan sekolah lainnya.Peran kepala sekolah sebagai leader dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu mempengaruhi, memobilisasi, dan memberdayakan sumber daya yang ada secara efektif dan partisipatif dalam mencapai tujuan sekolah.Kepala sekolah berusaha untuk menjadi contoh teladan yang baik bagi bawahannya.Peran kepala sekolah sebagai motivator dalam mengatasi stres kerja guru di masa pandemi yaitu selalu memberikan motivasi, arahan dan selalu berupaya menjadi sumber semangat bagi warga sekolah lainnya, baik guru, karyawan, dan siswa di sekolah dalam bentuk.kegiatan keagamaan, pendekatan jiwa dan konseling, prestasi, penghargaan dan koordinasi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja guru di masa pandemi, seperti beban kerja, lingkungan kerja, dan dukungan dari pihak sekolah. 2. Meneliti strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh kepala sekolah untuk mengurangi stres kerja guru, seperti pelatihan, dukungan emosional, dan pengaturan tugas yang efektif. 3. Mengeksplorasi peran kepala sekolah sebagai pemimpin transformasional dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung bagi guru, serta bagaimana hal itu dapat mengurangi stres kerja. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi komprehensif untuk mengatasi stres kerja guru di masa pandemi, dengan melibatkan kepala sekolah sebagai pemimpin dan pendamping yang efektif.

Read online
File size504.24 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test