STITNUALHIKMAHSTITNUALHIKMAH

MODELING: Jurnal Program Studi PGMIMODELING: Jurnal Program Studi PGMI

Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Kyai di Pesantren Tebuaireng, dengan fokus pada transisi dari pendidikan tradisional ke pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kyai menerapkan gaya kepemimpinan visioner, demokratis, dan spiritual yang menciptakan lingkungan inklusif yang mendorong kolaborasi dan inovasi. Kepemimpinan demokratis memungkinkan partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan, sementara kepemimpinan karismatik memperkuat ikatan emosional antara Kyai dan staf, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Selain itu, integrasi kepemimpinan spiritual membantu menjaga keseimbangan antara nilai-nilai agama tradisional dan kebutuhan pendidikan modern. Upaya modernisasi meliputi adopsi teknologi, pendidikan multibahasa, dan penggabungan perspektif Islam dalam sains, yang membekali santri dengan keterampilan penting untuk menghadapi tantangan global. Manajemen konflik juga dilakukan melalui musyawarah, yang menjamin keselarasan di tengah perubahan. Sebagai kesimpulan, inovasi kepemimpinan di Pesantren Modern Tebuireng berhasil menjembatani tradisi dan modernitas, menawarkan model bagi pesantren lain dalam menghadapi persaingan di dunia pendidikan yang serba cepat.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Kyai mengintegrasikan pendekatan demokratis, spiritual, dan karismatik untuk memodernisasi pendidikan tanpa mengorbankan nilai-nilai tradisional, sehingga meningkatkan stabilitas, keharmonisan, dan kesejahteraan lembaga.Model kepemimpinan tersebut dapat dijadikan referensi bagi pesantren lain yang menghadapi tantangan serupa dalam mengelola modernisasi dan tradisi.Karena penelitian terbatas pada satu pesantren, diperlukan studi lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang praktik kepemimpinan serupa di berbagai pesantren.

Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana model kepemimpinan inklusif‑spiritual‑demokratis yang diterapkan oleh Kyai berpengaruh terhadap hasil belajar santri di pesantren dengan konteks urban versus rural, sehingga menjawab pertanyaan apakah konteks geografis memoderasi efektivitas model tersebut. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi peran adopsi teknologi digital dalam kerangka kepemimpinan Kyai, misalnya dengan membandingkan dampak penggunaan platform e‑learning terhadap inovasi pedagogik dan prestasi akademik antara pesantren yang mengintegrasikan teknologi tinggi dan yang masih mengandalkan metode tradisional. Selanjutnya, penelitian dapat menyelidiki efektivitas sistem SMS motivasi (Support, Motivation, Suggestion) yang diprakarsai oleh Kyai terhadap motivasi guru dan pencapaian siswa, dengan melakukan perbandingan antara pesantren yang menerapkan sistem tersebut dan yang tidak, guna memahami kontribusi komunikasi motivasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

  1. Kiai Leadership Concept in The Scope of Pesantren Organizational Culture | Tafkir: Interdisciplinary... pasca.jurnalikhac.ac.id/index.php/tijie/article/view/106Kiai Leadership Concept in The Scope of Pesantren Organizational Culture Tafkir Interdisciplinary pasca jurnalikhac ac index php tijie article view 106
  2. Improving The Professional Teacher Competence Through Clinical Supervision Based on Multicultural Values... doi.org/10.31538/nzh.v6i3.4037Improving The Professional Teacher Competence Through Clinical Supervision Based on Multicultural Values doi 10 31538 nzh v6i3 4037
Read online
File size681.32 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test