UnwahasUnwahas

Journal of Education and Sport ScienceJournal of Education and Sport Science

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh latihan kekuatan spesifik dengan menggunakan alat bantu latihan terhadap pengembangan performa fast‑break tiga pemain pada pemain basket usia di bawah 18 tahun. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain kelompok kontrol pre‑test dan post‑test digunakan. Populasi penelitian terdiri dari pemain basket dari tujuh klub di Provinsi Dhi Qar, Irak, selama musim 2025‑2026. Sampel dipilih secara purposif dari pemain klub Al‑Nasiriya berusia di bawah 18 tahun, berjumlah 30 pemain, dengan 10 pemain untuk studi pilot dan 20 pemain untuk sampel utama yang dibagi secara acak menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen menerima latihan kekuatan spesifik menggunakan alat bantu latihan, sedangkan kelompok kontrol mengikuti program latihan reguler. Data dikumpulkan melalui tes pre‑ dan post‑test performa fast‑break tiga pemain dan dianalisis dengan prosedur statistik yang tepat.

Latihan kekuatan spesifik dengan bantuan alat latihan memberikan efek positif signifikan terhadap pengembangan performa fast‑break tiga pemain pada pemain basket usia di bawah 18 tahun.Kelompok eksperimen yang menerapkan latihan tersebut menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol, karena alat bantuan melatih kekuatan, kecepatan, daya ledak, dan koordinasi gerakan.Oleh karena itu, disarankan agar pelatih basket muda mengadopsi latihan kekuatan khusus dengan bantuan alat untuk meningkatkan transisi ofensif dan efektivitas serangan cepat.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah program latihan kekuatan dengan bantuan alat serupa memberikan manfaat yang sama pada pemain basket usia di atas 18 tahun atau pada pemain perempuan, sehingga dapat menggeneralisasi temuan ke populasi yang lebih luas (penelitian pertama). Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang dari latihan ini serta keberlanjutan peningkatan performa fast‑break setelah intervensi berakhir, misalnya dengan melakukan pengukuran kembali selama enam hingga dua belas bulan (penelitian kedua). Selain itu, perbandingan efektivitas antara berbagai jenis alat latihan—seperti band elastis, beban tubuh, atau perangkat elektronik—dapat memberikan wawasan tentang mana yang paling optimal untuk meningkatkan kekuatan, kecepatan, dan koordinasi dalam konteks fast‑break (penelitian ketiga). Metode penelitian yang lebih robust, seperti desain randomisasi berblinded dan ukuran sampel yang lebih besar, dapat meningkatkan validitas temuan dan mengurangi bias yang mungkin muncul pada studi ini. Selain itu, analisis terhadap potensi cedera yang terkait dengan penggunaan alat latihan akan membantu menyusun program yang tidak hanya efektif tetapi juga aman bagi atlet muda.

  1. Research Portal. research portal powered esploro clarivate research.usc.edu.au/esploro/outputs/graduate/99485607702621Research Portal research portal powered esploro clarivate research usc edu au esploro outputs graduate 99485607702621
  2. Pengaruh latihan back-up terhadap kemampuan menyundul bola | Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical... journal.uir.ac.id/index.php/SPORTIVO/article/view/5190Pengaruh latihan back up terhadap kemampuan menyundul bola Edu Sportivo Indonesian Journal of Physical journal uir ac index php SPORTIVO article view 5190
  3. The Role Of Upper And Lower Body Strength Balance On Three-Point And Free-Throw Accuracy In Collegiate... doi.org/10.52188/ijpess.v5i2.1243The Role Of Upper And Lower Body Strength Balance On Three Point And Free Throw Accuracy In Collegiate doi 10 52188 ijpess v5i2 1243
Read online
File size330.1 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test