UNTAG SMDUNTAG SMD

Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan KehutananAgrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

. Kualitas tanah merujuk pada kemampuan tanah untuk menjaga produktivitas tanaman, mempertahankan ketersediaan air, serta mendukung kegiatan manusia. Penilaian kualitas tanah tidak dapat dilakukan secara langsung, oleh karena itu diperlukan indikator fisik, kimia, dan biologi yang digunakan bersama‑sama untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kualitas tanah, yang dikenal sebagai minimum data set (MDS). Sebuah penelitian lapangan dan analisis laboratorium telah dilakukan antara bulan September hingga Desember 2023. Penelitian deskriptif ini dilaksanakam terhadap beberapa jenis pola tanam yang ada di lahan perkebunan Kecamatan Tosari, Pasuruan. Setelah nilai indeks kualitas tanah diperoleh, analisis dilakukan dengan menggunakan kriteria yang dikembangkan oleh Mausbach dan Seybold (1998) yang telah dimodifikasi oleh Partoyo (2005). Indeks kualitas tanah dianalisis dengan mempertimbangkan indikator yang paling mewakili fungsi‑fungsi tanah. Pengambilan sampel tanah dilakukan menggunakan metode purposive sampling, kemudian sampel tersebut dianalisis di laboratorium untuk menentukan tekstur, berat volume, porositas, kandungan C‑organik, pH, ketersediaan P, pertukaran K, total N, serta kedalaman perakaran. Nilai indeks kualitas tanah bervariasi antara 0 hingga 1, dimana semakin tinggi nilai indeks menunjukkan kualitas tanah yang lebih baik. Hasil indeks kualitas tanah pada lahan monokultur sebesar 0,646 termasuk kriteria baik, lahan tumpangsari indeks kualitas tanah sebesar 0,662 termasuk kriteria baik dan lahan rotasi tanaman termasuk kriteria indeks kualitas tanah baik yaitu 0,683 sehingga perlu peningkatan perbaikan sifat tanah agar kriteria tersebut dapat semakin baik.

Penelitian menunjukkan bahwa pola tanam monokultur, tumpangsari, dan rotasi memengaruhi sifat fisik dan kimia tanah sehingga mempengaruhi Indeks Kualitas Tanah (IKT).Nilai IKT yang diperoleh masing‑masing adalah 0,646 untuk monokultur, 0,662 untuk tumpangsari, dan 0,683 untuk rotasi, yang semuanya tergolong baik.Untuk meningkatkan kualitas tanah lebih lanjut, diperlukan intervensi perbaikan tanah khususnya pada sistem rotasi agar nilai indeks dapat meningkat lebih tinggi.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dinamika temporal Indeks Kualitas Tanah selama beberapa tahun untuk memahami perubahan jangka panjang pada sistem monokultur, tumpangsari, dan rotasi (pertanyaan penelitian: bagaimana fluktuasi IKT selama lima tahun ke depan pada masing‑masing pola tanam?). Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efek penambahan bahan organik seperti kompos atau biochar terhadap peningkatan IKT pada lahan rotasi (pertanyaan penelitian: apakah aplikasi kompos meningkatkan nilai IKT pada sistem rotasi dibandingkan tanpa aplikasi?). Akhirnya, perlu dilakukan survei lintas kawasan Andisol di wilayah lain serta menambahkan analisis mikrobiologi tanah untuk menilai kontribusi komunitas mikroba terhadap kualitas tanah (pertanyaan penelitian: bagaimana hubungan antara keragaman mikroba tanah dan IKT pada berbagai pola tanam di Andisol?).

  1. Characterization of Nitrate Release on Andisols in West and Central Java: Karakterisasi Pelepasan Nitrat... doi.org/10.29244/jitl.21.1.16-20Characterization of Nitrate Release on Andisols in West and Central Java Karakterisasi Pelepasan Nitrat doi 10 29244 jitl 21 1 16 20
  2. IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH ULTISOLS PADA DUA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI DESA BETENUNG KECAMATAN NANGA... doi.org/10.26418/plt.v8i2.29801IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH ULTISOLS PADA DUA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI DESA BETENUNG KECAMATAN NANGA doi 10 26418 plt v8i2 29801
  3. Vol 23, No 2 (2024). vol oktober doi https agrifor v23i2 table contents articles analisis perubahan tutupan... doi.org/10.31293/agrifor.v23i2Vol 23 No 2 2024 vol oktober doi https agrifor v23i2 table contents articles analisis perubahan tutupan doi 10 31293 agrifor v23i2
  4. "ANALISIS INDEKS KUALITAS TANAH ANDISOL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN " by Juarti Juarti.... doi.org/10.17977/um017v21i22016p058ANALISIS INDEKS KUALITAS TANAH ANDISOL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN by Juarti Juarti doi 10 17977 um017v21i22016p058
  5. A Study on the Influences of Exclusive Stopping Space on Saturation Flow (Case Study: Bandar Lampung)... papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=3486863A Study on the Influences of Exclusive Stopping Space on Saturation Flow Case Study Bandar Lampung papers ssrn sol3 papers cfm abstract id 3486863
Read online
File size405.53 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test