UMNUMN

JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORAJURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA

Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi masyarakat Muslim Jawa, migran maupun asli, dalam mempertahankan identitas keislaman sebagai minoritas di Kabupaten Jembrana, Bali, yang mayoritas Hindu, dengan fokus dinamika sosial, budaya, dan ekonomi. Metode kualitatif etnografi diterapkan melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam terhadap empat pedagang kuliner migran Jawa yang telah menetap lebih dari 10 tahun di pemukiman seperti Loloan dan Air Kuning. Pembahasan mengungkap strategi melalui solidaritas komunal, kegiatan keagamaan rutin seperti pengajian dan shalat tarawih, bisnis kuliner halal, adaptasi harmonis tanpa asimilasi, serta peran generasi muda sebagai jembatan sosial, didorong migrasi sejak abad ke-17 akibat faktor ekonomi-pariwisata dan toleransi lokal. Hasil menunjukkan keberhasilan identitas Islam via pemukiman khusus, etos syariah, dan ekspresi budaya terbuka tanpa konflik, didukung pemerintah. Kesimpulan menyatakan ketahanan identitas melalui keteguhan tradisi, adaptasi fleksibel, dan hubungan inklusif, menjadikan Jembrana model multikulturalisme Indonesia.

Masyarakat Muslim Jawa di Kabupaten Jembrana berhasil mempertahankan identitas keagamaannya melalui perpaduan antara keteguhan tradisi dan hubungan sosial yang harmonis dengan mayoritas Hindu.Migrasi berabad-abad telah membentuk komunitas yang kuat, berakar dalam struktur sosial lokal, serta didukung oleh kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, dan sektor ekonomi terutama bisnis kuliner halal.Interaksi sosial yang penuh toleransi, dukungan pemerintah, dan keterbukaan masyarakat Hindu menciptakan hubungan lintas agama yang inklusif, membuktikan bahwa identitas agama dapat bertahan dan berkembang dalam lingkungan multikultural.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan media digital memengaruhi upaya pelestarian identitas Islam di kalangan migran Jawa, khususnya melalui praktik keagamaan dan kohesi komunitas (misalnya: Bagaimana media sosial mempengaruhi praktik keagamaan dan solidaritas komunitas Muslim Jawa di Jembrana?). Selain itu, penting untuk meneliti peran perempuan dalam transmisi nilai‑nilai Islam dan budaya Jawa dalam keluarga, mengidentifikasi kontribusi mereka terhadap keberlanjutan tradisi keagamaan (misalnya: Apa peran perempuan dalam menjaga dan mentransmisikan praktik keagamaan serta budaya Jawa di antara komunitas Muslim Jembrana?). Selanjutnya, analisis dampak diversifikasi ekonomi, khususnya partisipasi dalam sektor non‑halal, terhadap kelangsungan identitas komunitas Muslim dapat memberikan wawasan tentang adaptasi ekonomi dan identitas (misalnya: Bagaimana keterlibatan dalam sektor ekonomi non‑halal mempengaruhi pemeliharaan identitas keagamaan komunitas Muslim Jawa di Jembrana?).

Read online
File size315.11 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test