UMNUMN

JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORAJURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA

Aktivitas belajar dan hasil belajar siswa merupakan indikator penting dalam keberhasilan proses pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan metode drill dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi jurnal penyesuaian. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar berbasis HOTS mengalami peningkatan dari 61% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat, di mana ketuntasan klasikal meningkat dari 63,64% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II sesuai dengan kriteria ketuntasan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan metode drill efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS.

Setelah mendeskripsikan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan metode drill mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi Ayat Jurnal Penyesuaian perusahaan dagang di kelas XI AKL 2 SMK Negeri 13 Medan Tahun Pelajaran 2025/2026.Pada siklus I, aktivitas belajar berbasis HOTS sebesar 61% dan ketuntasan klasikal 63,64% yang menunjukkan indikator keberhasilan belum tercapai.Permasalahan yang ditemukan yaitu siswa belum optimal dalam menganalisis transaksi penyesuaian, masih bergantung pada arahan guru, serta belum terbiasa melakukan evaluasi dan penalaran secara mandiri.Oleh karena itu, pada siklus II dilakukan tindakan korektif melalui penguatan bimbingan guru, arahan yang lebih terstruktur berupa petunjuk dan batasan masalah, penguatan literasi melalui sumber belajar tambahan, serta pemerataan partisipasi diskusi dan penyelesaian LKPD disertai latihan berulang (drill).Setelah tindakan tersebut, aktivitas belajar berbasis HOTS meningkat menjadi 80% dan ketuntasan klasikal mencapai 100%, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan.Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari capaian angka, tetapi juga dari kualitas proses berpikir siswa yang semakin mandiri, aktif, serta mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menyelesaikan permasalahan secara sistematis.Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan metode drill dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS pada materi Ayat Jurnal Penyesuaian perusahaan dagang di kelas XI AKL 2 SMK Negeri 13 Medan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model Problem Based Learning (PBL) yang lebih terstruktur dan terintegrasi dengan metode drill. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam menggabungkan kedua pendekatan tersebut untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa berbasis HOTS secara optimal. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penerapan model PBL berbantuan metode drill terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif di bidang akuntansi.

Read online
File size356.38 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test