UMNUMN

JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORAJURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dan capaian pendidikan anak pada masyarakat berpenghasilan rendah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih tingginya kesenjangan pendidikan di Indonesia yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Kelurahan Sudimara Barat, Tangerang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi berdampak pada akses pendidikan, fasilitas belajar, serta peluang melanjutkan studi. Namun, dukungan sosial dari orang tua, guru, dan teman sebaya mampu menjaga motivasi belajar dan menjadi penyeimbang di tengah keterbatasan finansial. Penelitian ini menegaskan bahwa ketimpangan pendidikan tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga keterbatasan modal sosial dan budaya keluarga. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian sosiologi pendidikan tentang interaksi antara modal ekonomi, sosial, dan budaya, sedangkan secara praktis, hasilnya merekomendasikan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan informatif bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi keluarga secara signifikan memengaruhi capaian pendidikan anak di Indonesia, dimana keluarga berpenghasilan rendah menghadapi hambatan biaya, fasilitas belajar yang tidak memadai, dan keterbatasan akses informasi.Dukungan moral dari orang tua, guru, dan lingkungan sosial terbukti dapat menyeimbangkan efek negatif tersebut dengan mempertahankan motivasi belajar serta keberlanjutan pendidikan anak.Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang adaptif, program bantuan yang transparan, serta peningkatan literasi pendidikan dan kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan keluarga untuk mengurangi ketimpangan pendidikan.

Beberapa arah penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman mengenai faktor‑faktor yang memperkuat atau menghambat capaian pendidikan anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana variasi kebijakan bantuan pendidikan regional memengaruhi tingkat partisipasi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah, dengan menguji apakah mekanisme distribusi yang lebih transparan meningkatkan akses dan hasil belajar (penelitian kuantitatif komparatif antar daerah). Selanjutnya, studi kualitatif longitudinal dapat meneliti peran modal sosial dan budaya yang dimiliki keluarga miskin dalam mempertahankan motivasi belajar anak selama masa transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi, sehingga dapat mengidentifikasi strategi adaptif yang dapat direplikasi. Akhirnya, penelitian interdisipliner dapat menyelidiki interaksi antara faktor ekonomi keluarga dan teknologi digital dalam konteks pembelajaran daring, untuk menentukan apakah penggunaan perangkat mobile secara efektif dapat mengurangi kesenjangan akses pendidikan, serta bagaimana intervensi pelatihan digital bagi orang tua dapat memperkuat dukungan belajar anak.

  1. Vol. 6 No. 2 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial | DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan... jurnal.bimaberilmu.com/index.php/diksi/issue/view/46Vol 6 No 2 2025 Diksi Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial DIKSI Jurnal Kajian Pendidikan dan jurnal bimaberilmu index php diksi issue view 46
Read online
File size260.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test