USBYPKPUSBYPKP

TECHNO-SOCIO-EKONOMIKATECHNO-SOCIO-EKONOMIKA

Perkembangan urban yang pesat menjadi salah satu perhatian utama bagi pembuat kebijakan. Peningkatan laju populasi dan urbanisasi telah mengakibatkan berbagai dampak socio-lingkungan terhadap masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya air di kota, sebagai salah satu strategi vital, menjadi semakin rumit dan menantang. Dalam penelitian ini, dampak curah hujan, perubahan penggunaan lahan, dan jumlah penggunaan air tanah terhadap fluktuasi tingkat air tanah dinilai. Menggunakan data curah hujan, peta citra remote sensing dari satelit, data tingkat air tanah, dan penggunaan lahan diekstraksi dan diproses dengan berbagai rumus dan alat pemetaan. Kawasan Gedebage di Bandung, Indonesia dipilih sebagai lokasi studi kasus. Dampak potensial dari perkembangan urban di kota ini terhadap sumber daya air tanah diteliti. Hasil menunjukkan bahwa dari 2014 hingga 2018, penurunan tingkat air tanah meningkat bersamaan dengan aliran limpasan. Persepsi masyarakat mengonfirmasi bahwa 95% terpengaruh oleh curah hujan, perubahan penggunaan lahan, dan jumlah penggunaan air dengan signifikansi <0.05, sementara perubahan laju ini lebih intens selama dekade sebelumnya dan diprediksi akan meningkat pada 2030. Karena hubungan antara curah hujan, perubahan penggunaan lahan, dan jumlah penggunaan air tanah terhadap penurunan tingkat air tanah tidak dapat dipungkiri, metodologi baru dari penelitian ini dapat diterapkan untuk kota-kota yang berkembang cepat lainnya di Indonesia.

Penelitian ini menganalisis dampak curah hujan, perubahan penggunaan lahan, dan volume penggunaan air tanah di Kecamatan Gedebage dan menerapkan model perhitungan hidrologi dan statistik untuk mensimulasikan besarnya penurunan air tanah dan menyelidiki tren proyeksi masa depan.Analisis ini menghasilkan beberapa kesimpulan yang diringkas sebagai berikut.Pertimbangan besarnya pengaruhnya, menunjukkan bahwa kemungkinan penurunan di masa depan sangat besar.Dengan menggunakan metode yang sama, jenis analisis ini diharapkan dapat menjadi lebih andal dan digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan, misalnya dalam strategi pengembangan kota dan pelestarian lingkungan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang dampak perubahan penggunaan lahan terhadap kualitas air tanah di Gedebage. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pengelolaan air tanah yang berkelanjutan di kawasan perkotaan yang berkembang cepat seperti Gedebage. Penelitian ini juga dapat dikembangkan untuk menyelidiki dampak perubahan iklim terhadap fluktuasi tingkat air tanah dan bagaimana hal itu mempengaruhi ketersediaan air tanah di masa depan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pengelolaan sumber daya air tanah yang berkelanjutan dan efektif di kawasan perkotaan.

Read online
File size691.38 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test