UPDMUPDM

Jurnal Pustaka KomunikasiJurnal Pustaka Komunikasi

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap komunikasi pemasaran secara mendasar, dimana konsumen kini memiliki peran yang lebih aktif dalam mencari informasi dan berbagi pengalaman melalui media sosial. Model perilaku konsumen tradisional seperti AIDA mulai menunjukkan keterbatasan dalam menjelaskan kompleksitas perilaku konsumen digital yang semakin interaktif dan non-linear. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis efektivitasnya dibandingkan dengan model pemasaran tradisional. Metode penelitian menggunakan studi literatur sistematis dengan menelaah dan mensintesis berbagai publikasi ilmiah terkait implementasi model AISAS pada platform media sosial yang diperoleh dari basis data akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model AISAS dengan lima tahapan (Attention, Interest, Search, Action, Share) dapat dioptimalkan secara spesifik pada setiap platform media sosial melalui strategi konten yang tepat, optimalisasi pencarian informasi, serta penguatan interaksi komunitas digital. Tahapan Search dan Share menjadi pembeda utama yang mencerminkan karakteristik konsumen digital yang aktif mencari informasi dan berbagi pengalaman secara daring. Implementasi AISAS terbukti mampu meningkatkan brand awareness, customer engagement, dan conversion rate dalam strategi pemasaran digital. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa sintesis konseptual mengenai penerapan model AISAS dalam ekosistem media sosial serta memperkaya literatur komunikasi pemasaran digital dengan menunjukkan relevansi model AISAS sebagai kerangka analisis perilaku konsumen di era digital.

Penelitian ini menunjukkan bahwa model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) tetap relevan sebagai kerangka kerja untuk memahami perilaku konsumen dalam konteks social media marketing yang dinamis, efektif menggambarkan konsumen yang proaktif mencari informasi dan menjadi advokat merek, sehingga menciptakan siklus berkelanjutan.Implementasinya melibatkan strategi optimasi yang berbeda untuk setiap tahapan—Membangun Perhatian, Minat, Pencarian, Tindakan, Berbagi—yang disesuaikan dengan karakteristik platform, mulai dari konten visual menarik dan storytelling autentik hingga SEO media sosial dan penyederhanaan perjalanan pelanggan.Model AISAS menawarkan panduan strategis bagi praktisi pemasaran digital dengan beradaptasi pada perilaku konsumen non-linear dan memberikan kontribusi teoretis melalui sintesis aplikasi lintas platform, dengan penelitian masa depan diharapkan mengeksplorasi relevansinya dalam social commerce dan teknologi baru.

Untuk memahami lebih dalam dinamika pemasaran digital, penelitian selanjutnya dapat fokus pada beberapa area krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat jika kita bisa meneliti bagaimana model AISAS berinteraksi dengan ekosistem social commerce yang terus berkembang, terutama fitur belanja terintegrasi pada platform seperti TikTok Shop atau Instagram Checkout. Hal ini penting untuk mengidentifikasi apakah tahapan-tahapan AISAS yang sekarang masih relevan, atau justru mengalami pergeseran signifikan, bahkan mungkin memunculkan tahapan baru yang lebih menekankan pada spontanitas dan pengalaman pembelian tanpa hambatan. Kedua, mengingat dominasi perspektif perusahaan dalam penelitian sebelumnya, studi lanjutan perlu menggali lebih dalam pengalaman dan perilaku konsumen secara non-linear saat berinteraksi dengan konten pemasaran yang dipersonalisasi oleh algoritma. Bagaimana filter bubble dan echo chamber memengaruhi tahap Search atau Interest konsumen, dan apakah ada strategi komunikasi yang lebih efektif untuk menembus fenomena tersebut. Ketiga, perlu adanya perbandingan empiris mengenai efektivitas strategi AISAS lintas platform media sosial (misalnya, TikTok, YouTube, Instagram, LinkedIn) untuk jenis produk atau layanan yang berbeda, sekaligus mempertimbangkan dampak teknologi baru seperti kecerdasan buatan dalam personalisasi konten, augmented reality dalam demonstrasi produk, atau sistem rekomendasi yang semakin canggih. Pendekatan ini akan memberikan gambaran holistik mengenai adaptasi AISAS di masa depan dan membantu praktisi merancang kampanye yang lebih responsif terhadap perubahan perilaku konsumen digital.

  1. Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran Digital @surabayaterkini melalui Model AISAS (Attention, Interest,... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/2835Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran Digital surabayaterkini melalui Model AISAS Attention Interest jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 2835
  2. ANALISIS PEMASARAN DIGITAL MENGGUNAKAN MODEL AISAS PADA PRODUK SEMAKIN PEKA | Jurnal Ilmiah Manajemen,... journal.stiemb.ac.id/index.php/mea/article/view/3139ANALISIS PEMASARAN DIGITAL MENGGUNAKAN MODEL AISAS PADA PRODUK SEMAKIN PEKA Jurnal Ilmiah Manajemen journal stiemb ac index php mea article view 3139
Read online
File size420.92 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test