ITNYITNY

KURVATEKKURVATEK

Abstrak — Proses pengolahan material batu pasir pada unit crushing PT Pulau Lemon belum optimal. Hal ini disebabkan adanya perbedaan jumlah material masuk dan keluar dari unit crushing. Untuk mengoptimalkan kinerja unit pengolahan maka perlu dilakukan penelitian mengenai sebab-sebab terjadinya kehilangan material.жение Penelitian bertujuan untuk: 1) menghitung kehilangan material; 2) mengkaji sebab kehilangan materialимся и menentukan upaya untuk meminimalisir kehilangan material. Penelitian dilakukan dengan perhitungan matematis menggunakan persamaan neraca massa material masuk dan keluar unit pengolahan, pengamatan di lapangan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan jumlah material masuk sebesar 16,66 ton/hari dan material keluar sebesar 14,85 ton/hari, sehingga material yang hilang sebesar 1,81 ton/hari atau 10,80%. Kehilangan material disebabkan kemiringan belt conveyor kurang landai cinn la dan beberapa bagian yang sobek, angin, hujan, dan gangguan mekanik. Upaya untuk mengoptimalkan kinerja unit pengolahan adalah mengurangi waktu tunggu, pengecekan dan perarantine alat secara rutin, serta pemasangan atap.

Pengolahan batu pasir di unit crushing plant PT Pulau Lemon mengalami kehilangan material sebesar 10,80%.Hal ini disebabkan oleh material jatuh saat dipindahkan menggunakan belt conveyor, kurang optimalnya waktu kerja, dan faktor cuaca.Upaya mengoptimalkan kinerja unit crushing plant dapat dilakukan dengan memasang atap pada lokasi pengolahan agar proses tetap berjalan walaupun hujan, mengurangi kemiringan belt conveyor agar tidak curam, serta melakukan pengecekan dan perbaikan alat secara rutin, dan memperbaiki waktu kerja efektif, dan penelitian ini dapat disempurnakan dengan mengkaji beberapa alternatif upaya perbaikan dan mencari pilihan.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada perbandingan perlakuan kemiringan belt conveyor dengan variasi sudut tertentu guna meminimalisir kehilangan material serta menilai dampaknya pada efisiensi energi. Selain itu, evaluasi desain atap perlindungan yang berbeda dapat dilakukan secara kuantitatif untuk menentukan struktur terbaik yang menahan hujan tanpa menambah biaya operasional. Penelitian selanjutnya juga dapat mengaplikasikan sistem monitoring real‑time berbasis sensor untuk 받고 genci material flow dan keausan alat sehingga dapat dilakukan perbaikan preventif, mengurangi waktu henti, dan meningkatkan produktivitas. Kajiannya dapat dilakukan pada dua unit crushing berbeda di lokasi yang memiliki kondisi cuaca dan beban produksi yang berbeda, sehingga hasilnya dapat digeneralisөл.

  1. PRODUCTION OF CRUSHING PLANT AT PT PULAU LEMON MANOKWARI REGENCY | INTAN Jurnal Penelitian Tambang. production... jurnal-intan.ac.id/index.php/intan/article/view/62PRODUCTION OF CRUSHING PLANT AT PT PULAU LEMON MANOKWARI REGENCY INTAN Jurnal Penelitian Tambang production jurnal intan ac index php intan article view 62
  2. OPTIMIZATION OF THE PERFORMANCE OF THE SANDSTONE CRUSHING PLANT UNIT AT PT PULAU LEMON | KURVATEK. optimization... journal.itny.ac.id/index.php/krvtk/article/view/4899OPTIMIZATION OF THE PERFORMANCE OF THE SANDSTONE CRUSHING PLANT UNIT AT PT PULAU LEMON KURVATEK optimization journal itny ac index php krvtk article view 4899
Read online
File size476.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test