UINSIUINSI

Borneo International Journal of Islamic StudiesBorneo International Journal of Islamic Studies

Perkembangan biliterasi pada masa awal kehidupan semakin diakui sebagai tujuan pendidikan yang penting dalam masyarakat multilingual. Meskipun penelitian sebelumnya telah menekankan peran keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan literasi anak, penelitian terbatas telah memeriksa praktik-praktik ini melalui lensa Pendidikan Keluarga Islam. Studi ini menyelidiki bagaimana Pendidikan Keluarga Islam diterapkan melalui keterlibatan orang tua dan mengeksplorasi kontribusinya terhadap perkembangan biliterasi pada masa awal kehidupan di sebuah sekolah dasar Islam. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif, penelitian ini dilakukan di sebuah sekolah dasar Islam di Indonesia yang melibatkan 52 siswa kelas satu dan orang tua mereka. Data dikumpulkan melalui penilaian biliterasi, termasuk Running Records, Deep Dive, Translanguaging, dan Tugas Diktat, serta wawancara semi-terstruktur dengan orang tua. Temuan mengungkapkan bahwa Pendidikan Keluarga Islam diterapkan melalui habituasi literasi, bantuan pendidikan dan pengawasan, dukungan bahasa, dan penciptaan lingkungan rumah yang mendukung literasi. Praktik-praktik ini memberikan anak-anak kesempatan terus-menerus untuk terlibat dalam literasi dan pembelajaran bilingual di luar sekolah formal. Hasil penilaian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai tahap biliterasi awal, dengan ketrampilan membaca yang lancar mewakili dimensi terkuat dari perkembangan biliterasi, sementara translanguaging tetap menjadi tantangan terbesar. Studi ini lebih lanjut menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua berkontribusi pada ketrampilan membaca anak, pemahaman, akuisisi kosa kata, kesadaran fonologis, dan kompetensi bilingual yang muncul. Secara teoritis, studi ini memperluas penelitian biliterasi dengan mengkonseptualisasikan keterlibatan orang tua sebagai pelaksanaan Pendidikan Keluarga Islam daripada hanya praktik literasi rumah. Studi ini menyimpulkan bahwa perkembangan biliterasi dapat dipahami sebagai hasil pendidikan dari praktik pendidikan Islam berbasis keluarga dan tarbiyah orang tua.

Studi ini menyelidiki bagaimana Pendidikan Keluarga Islam diterapkan melalui keterlibatan orang tua dan kontribusinya terhadap perkembangan biliterasi pada masa awal kehidupan di sebuah sekolah dasar Islam.Temuan menunjukkan bahwa Pendidikan Keluarga Islam diterapkan melalui habituasi literasi, bantuan pendidikan dan pengawasan, dukungan bahasa, dan penciptaan lingkungan rumah yang mendukung literasi.Praktik-praktik ini memberikan anak-anak kesempatan terus-menerus untuk terlibat dalam literasi dan pembelajaran bilingual di luar sekolah formal.Hasil penilaian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai tahap biliterasi awal, dengan ketrampilan membaca yang lancar mewakili dimensi terkuat dari perkembangan biliterasi, sementara translanguaging tetap menjadi tantangan terbesar.Studi ini menyimpulkan bahwa keterlibatan orang tua berkontribusi pada ketrampilan membaca anak, pemahaman, akuisisi kosa kata, kesadaran fonologis, dan kompetensi bilingual yang muncul.Secara teoritis, studi ini memperluas penelitian biliterasi dengan mengkonseptualisasikan keterlibatan orang tua sebagai pelaksanaan Pendidikan Keluarga Islam daripada hanya praktik literasi rumah.Studi ini menyimpulkan bahwa perkembangan biliterasi dapat dipahami sebagai hasil pendidikan dari praktik pendidikan Islam berbasis keluarga dan tarbiyah orang tua.

Berdasarkan temuan dan analisis, penelitian lanjutan dapat mengusulkan beberapa arah studi. Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana Pendidikan Keluarga Islam diterapkan dalam berbagai konteks keluarga Muslim dan bagaimana praktik-praktik ini berkontribusi terhadap perkembangan biliterasi anak. Kedua, studi dapat menyelidiki peran sekolah dalam mendukung dan memperkuat keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, khususnya dalam konteks sekolah dasar Islam. Ketiga, penelitian dapat memfokuskan pada pengembangan strategi dan program yang dapat membantu orang tua dalam mendukung perkembangan biliterasi anak mereka, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang unik dalam konteks keluarga Muslim. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang bagaimana Pendidikan Keluarga Islam dan keterlibatan orang tua dapat mendukung perkembangan biliterasi pada masa awal kehidupan dalam konteks Islam.

Read online
File size283.95 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test