UNISKAUNISKA

AKUNTANSIAKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman SAK EMKM, literasi keuangan pelaku usaha, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 100 responden UMKM yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman SAK EMKM tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Sebaliknya, literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi informasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Secara simultan, ketiga variabel ini memiliki pengaruh signifikan dengan koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 79,2%, sedangkan 20,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan adopsi teknologi informasi adalah faktor kunci dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan UMKM di Kota Medan.

Hasil uji F menunjukkan bahwa Pemahaman SAK EMKM, Literasi Keuangan, dan Pemanfaatan Teknologi Informasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Kota Medan (F hitung 126,570.Hal ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan tidak dapat dijelaskan oleh satu faktor saja, tetapi merupakan hasil interaksi antara aspek pengetahuan, perilaku keuangan, dan dukungan teknologi dalam aktivitas usaha.Nilai Adjusted R Square sebesar 0,792 menunjukkan bahwa 79,2% variasi kualitas laporan keuangan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut.Secara teoretis, hal ini mendukung Resource-Based View (RBV) yang menyatakan bahwa keunggulan organisasi terbentuk dari kombinasi sumber daya internal berupa pengetahuan, kemampuan, dan teknologi.Dengan demikian, meskipun secara parsial pemahaman SAK EMKM tidak signifikan, keberadaannya tetap penting sebagai bagian dari sistem yang saling melengkapi dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM secara keseluruhan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada peningkatan literasi keuangan pelaku usaha UMKM di Kota Medan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi pendidikan keuangan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara lebih disiplin dan terstruktur. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki peran teknologi informasi dalam mendukung literasi keuangan, seperti penggunaan aplikasi keuangan digital yang mudah digunakan dan terjangkau. Penelitian lanjutan juga dapat mengkaji dampak kombinasi literasi keuangan dan teknologi informasi terhadap kinerja keuangan UMKM, termasuk dalam hal akses permodalan dan pengambilan keputusan bisnis yang strategis. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM dan memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size531.63 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test