STAIDHISTAIDHI

Dharma: Jurnal Pengabdian MasyarakatDharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Melalui program pengabdian masyarakat, Kelompok Tani Desa Jomblang telah berhasil mengubah limbah pertanian menjadi sumber daya bernilai. Dengan memanfaatkan janggel jagung, petani kini dapat memproduksi pakan ternak fermentasi berkualitas secara mandiri. Pelatihan dan alat yang tepat telah memberdayakan masyarakat untuk mengelola limbah secara berkelanjutan, dan mengurangi dampak negative dari limbah. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi ketersediaan pakan berkualitas yang dihadapi oleh peternak pada musim kemarau.

Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bahan-bahan utama dalam pembuatan pakan ternak fermentasi, seperti rumput Odot, bekatul, serbuk janggel jagung, garam grosok, EM4, air, dan molase, dapat dengan mudah diperoleh oleh masyarakat Desa Jomblang.Proses pembuatan pakan fermentasi dilakukan dengan mencampurkan semua bahan sesuai komposisi, kemudian disimpan dalam wadah kedap udara dan dibiarkan selama beberapa hari untuk proses fermentasi.Penggunaan pakan fermentasi ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi ternak, tetapi juga memungkinkan penyimpanan jangka panjang, terutama di musim kemarau ketika ketersediaan pakan hijauan terbatas.Selain itu, pengoperasian mesin pencacah rumput dan mesin penggiling janggel jagung yang telah dirancang memudahkan masyarakat dalam memproses pakan ternak secara efisien.Langkah-langkah pengoperasian yang sederhana, seperti menyalakan mesin, meletakkan bahan ke dalam hopper, dan mengeluarkan hasil cacahan atau gilingan ke wadah yang disediakan, telah menunjukkan efisiensi yang signifikan.Implementasi teknologi ini berpotensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Jomblang.Dengan adanya pakan fermentasi, para peternak dapat meningkatkan produktivitas ternak mereka secara berkelanjutan, yang pada gilirannya akan berdampak pada peningkatan hasil ternak, baik dalam jumlah maupun kualitas.Selain itu, pemanfaatan limbah janggel jagung yang sebelumnya dianggap tidak berguna kini menjadi nilai tambah, sehingga mampu mengurangi biaya produksi pakan.Dengan demikian, penggunaan pakan fermentasi yang berbasis sumber daya lokal ini dapat membantu meningkatkan pendapatan peternak dan memperkuat perekonomian masyarakat secara keseluruhan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan diversifikasi bahan baku dan penguatan rantai pasok bonggol jagung. Bergantung pada satu jenis limbah yang bersifat musiman dapat menjadi kendala. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat menguji potensi limbah pertanian local lainnya seperti jerami padi atau kulit singkong untuk formula pakan yang lebih fleksibel dan tersedia sepanjang tahun. Kedua, pengembangan usaha menuju komersialisasi dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Penelitian dapat berfokus pada peningkatan masyarakat dari produsen pakan untuk ternak sendiri menjadi unit usaha produktif. Hal ini dapat dilakukan dengan mendirikan kelompok usaha bersama yang memproduksi pakan fermentasi, disertai dengan pelatihan kewirausahaan yang lengkap.

  1. pgneko💱สล็อตเว็บตรง ค่ายใหญ่ APIแท้ เว็บสล็อตมาแรง... jperairan.unram.ac.id/index.php/JP/article/view/984pgnekoeuNiANoiN EOEsO APIAO ANouNiAN jperairan unram ac index php JP article view 984
Read online
File size636.92 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test