STAIDHISTAIDHI

Dharma: Jurnal Pengabdian MasyarakatDharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini berangkat dari teori umum bahwa kekerasan atas nama agama bermula dari satu pemahaman agama eksklusiv dan intoleran sudah sepatutnya mendapat perhatian, dan sebisa mungkin dibendung persebarannya. Berangkat dari sini, pengabdian bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pemahaman kesadaran beragama yang moderat, inklusif dan toleran melalui kajian tafsir ayat-ayat moderat di Rumah Belajar Serambi Jombang. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research, melalui Kajian tafsir ayat-ayat moderat kepada 60 peserta. Adapun materi pengabdian yang diberikan kepada masyarakat terkait dengan tema pengabdian Pendidikan moderasi beragama ini adalah penyampaian ayat-ayat pilihan khususnya yang terkait dengan nilai dan prinsip moderasi beragama. Hasil dari kegiatan ini bahwa pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahap yang setiap tahap meiliki tema pertama kajian tentang Non-Muslim dalam Al-Quran. Kedua tentang nilai-nilai kemanusiaan dalam Al-Quran. Ketiga tengan moderasi beragama dalam perspektif Al-Quran. Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan memberikan manfaat dan dampak diantaranya pemahaman agama masyarakat yang cenderung kepada sikap moderat, karena sikap moderat dalam beragama sangat dianjurkan dan sikap ini dirujuk langsung dari sumber utama di dalam agama Islam, yaitu kitab suci Alquran.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema kajian tafsir ayat-ayat moderasi beragama ini dapat disimpulkan.Untuk menumbuhkan kesadaran beragama yang inklusiv dan toleran serta menghindari paham agama yang eksklusif dan intoleran, maka dipilih materi pertama kajian tentang Non-Muslim dalam Al-Quran.Untuk menumbuhkan kesadaran beragama yang inklusiv dan toleran serta menghindari paham agama yang eksklusif dan intoleran, maka dipilih materi kedua tentang nilai-nilai kemanusiaan dalam Al-Quran.Untuk menumbuhkan kesadaran beragama yang inklusiv dan toleran serta menghindari paham agama yang eksklusif dan intoleran, maka dipilih materi ketiga tengan moderasi beragama dalam perspektif Al-Quran.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian tentang peran media sosial dalam memperkuat moderasi beragama di kalangan masyarakat awam, khususnya melalui kampanye edukasi berbasis konten digital. Kedua, studi komparatif mengenai interpretasi ayat-ayat moderat di berbagai wilayah Indonesia untuk mengeksplorasi perbedaan pendekatan dan dampak sosialnya. Ketiga, pengembangan model pendidikan moderasi beragama yang integratif, dengan menggabungkan pendekatan tradisional (seperti pengajian) dan inovasi modern (seperti aplikasi edukasi berbasis teknologi) untuk meningkatkan partisipasi dan efektivitas program.

Read online
File size582.32 KB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test