ITNYITNY

KURVATEKKURVATEK

Sistem Deteksi Kebakaran muncul karena banyaknya kejadian kebakaran di ruangan. Bertujuan untuk deteksi kondisi ruangan dari kemungkinan terjadinya kebakaran berbasis Internet of Things. Dengan memanfaatkan konektivitas internet untuk pengendalian perangkat keras yaitu sensor asap, sensor Api dan buzzer. Menampilkan nilai asap dan gas serta mendeteksi ada atau tidaknya api dalam sebuah ruangan serta memberikan notifikasi ketika nilai yang ditampilkan tadi melebihi batasan tertentu dengan menggunakan aplikasi mobile pada smartphone Android serta buzzer di nodeMCU. Alat ini menggunakan beberapa perangkat untuk menghubungkan proses antara respon dari sensor dan aplikasi. Sensor asap dan Sensor Api sebagai pengambilan data yang didapatkan dari objek. NodeMCU digunakan sebagai mikrokontroler. Firebase digunakan untuk menyimpan data sementara dan untuk menghubungkan aplikasi dengan alat. Aplikasi mobile yaitu SiDinkar digunakan untuk memantau kondisi gas, asap serta api dalam ruangan. Notifikasi dalam aplikasi mobile digunakan dan buzzer di NodeMCU untuk peringatan dalam kondisi tertentu.

Prototipe sistem deteksi kebakaran berbasis Internet of Things berhasil dibuat dan dapat menampilkan nilai asap serta mendeteksi keberadaan api secara real‑time.Sistem ini mengirim data dari tiga node sensor ke Firebase dan menampilkan informasi serta notifikasi melalui aplikasi Android, sehingga memudahkan pemantauan kondisi kebakaran di beberapa ruangan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi secara real‑time dan memberikan peringatan yang dapat membantu mengurangi risiko kebakaran.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi implementasi penyimpanan data yang lebih permanen dan aman pada platform cloud dengan mekanisme replikasi serta kontrol akses untuk meningkatkan keandalan sistem IoT deteksi kebakaran. Selanjutnya, diperlukan studi evaluasi pengalaman pengguna (UX) terhadap antarmuka aplikasi mobile yang lebih menarik dan intuitif, dengan melibatkan pengguna akhir dalam proses desain untuk meningkatkan efektivitas notifikasi dan respons cepat. Penambahan sensor suhu ke dalam rangkaian perangkat serta pengembangan algoritma pembelajaran mesin untuk menggabungkan data suhu, asap, dan api dapat membantu mengurangi alarm palsu serta meningkatkan akurasi deteksi. Selain itu, penelitian dapat meneliti penggunaan edge‑computing pada NodeMCU untuk melakukan praproses data secara lokal sebelum mengirim ke cloud, mengurangi latensi dan beban jaringan. Akhirnya, uji coba skalabilitas sistem pada lingkungan dengan lebih banyak ruangan dan jenis sensor tambahan dapat memberikan wawasan tentang performa dan batasan implementasi pada skala yang lebih besar.

  1. SISTEM PERINGATAN DINI KEBAKARAN HUTAN MENGGUNAKAN MODUL NODEMCU DAN BOT TELEGRAM DENGAN KONSEP INTERNET... doi.org/10.30865/komik.v3i1.1558SISTEM PERINGATAN DINI KEBAKARAN HUTAN MENGGUNAKAN MODUL NODEMCU DAN BOT TELEGRAM DENGAN KONSEP INTERNET doi 10 30865 komik v3i1 1558
  2. PERANCANGAN ALAT PENDETEKSI KEBAKARAN BERDASARKAN SUHU DAN ASAP BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 | Sutikno... telkomnika.uad.ac.id/index.php/TELKOMNIKA/article/view/1244PERANCANGAN ALAT PENDETEKSI KEBAKARAN BERDASARKAN SUHU DAN ASAP BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 Sutikno telkomnika uad ac index php TELKOMNIKA article view 1244
Read online
File size571.61 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test