UGPUGP

MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan PerikananMAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan

Tiram (Crassostrea sp) merupakan salah satu yang termasuk dalam kelas bivalvia potensial yang dapat dikembangkan dalam rangka meningkatkan pendapatan ekonomi. Tata desain media budidaya tiram yang baik akan mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tata desain media budidaya tiram yang baik sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Neuheun Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar dari bulan Maret sampai Mei 2024. Pemeliharaan benih tiram menggunakan metode Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan cara media pemeliharaan diletakan di bagian permukaan dan dasar perairan, yaitu; 2 perlakuan dan 4 ulangan dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) jika terdapat perbedaan. Parameter yang diamati adalah persentase penambahan populasi, pertumbuhan bobot dan panjang tiram, dan Kualitas air. Pertumbuhan bobot dan panjang tiram tertinggi terdapat pada perlakuan C yaitu dengan nilai bobot rata-rata sebesar 64,96 gram dan panjang 81,43 mm, pertumbuhan terendah terdapat pada perlakuan A yaitu dengan nilai bobot rata-rata 47,43 gram dan panjang 67,35 mm. Parameter Kualitas air berada pada kisaran yang optimal untuk pertumbuhan tiram dalam kisaran suhu 27-31 oC, Ph 6,8-7,23, dan salinitas berkisar 30-35 ppt.

Lokasi dengan kecepatan arus yang optimal merupakan faktor utama keberhasilan budidaya tiram, karena arus yang terlalu lemah atau terlalu kuat dapat menghambat pertumbuhan atau menyebabkan stres dan kematian tiram.Perlakuan C bagian atas menghasilkan peningkatan bobot, panjang, dan populasi tiram tertinggi, dikarenakan arus yang mengalirkan fitoplankton sebagai sumber makanan utama.Kualitas air selama penelitian berada dalam rentang ideal (suhu 27‑31 °C, pH 6,8‑7,23, salinitas 30‑35 ppt), sehingga mendukung pertumbuhan tiram secara optimal.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi pengaruh variasi intensitas arus pada pertumbuhan tiram dengan menggunakan sistem aliran terkontrol untuk menentukan kecepatan arus optimal yang meningkatkan penyerapan fitoplankton tanpa menimbulkan stres; selain itu, studi jangka panjang selama beberapa musim harus dilakukan untuk menilai dampak desain rak terhadap kelangsungan hidup, reproduksi, dan produktivitas tiram serta mengidentifikasi faktor lingkungan yang berfluktuasi; selanjutnya, integrasi sistem rak dengan budaya mangrove atau tanaman air lain dapat diuji sebagai strategi co‑culture untuk meningkatkan kualitas air, menyediakan habitat tambahan, dan meningkatkan total hasil produksi secara berkelanjutan.

  1. Comparative Transcriptome Analysis of Two Oysters, Crassostrea gigas and Crassostrea hongkongensis Provides... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0111915Comparative Transcriptome Analysis of Two Oysters Crassostrea gigas and Crassostrea hongkongensis Provides journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0111915
Read online
File size549.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test