IJHPIJHP

International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan penyakit tidak menular utama dengan beban kesehatan tinggi secara global dan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik klinis dan demografis pasien PGK yang dirawat di Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 82 pasien dipilih melalui total sampling dari rekam medis. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan tertinggi, tempat tinggal, serta riwayat hipertensi dan diabetes mellitus sebagai komorbiditas utama. Hasil menunjukkan kelompok usia 55–65 tahun paling prevalen (35,6%). Pasien perempuan mendominasi sampel (55,9%). Berdasarkan pekerjaan, mayoritas pasien adalah ibu rumah tangga (35,4%). Tingkat pendidikan tertinggi yang tercatat adalah SMA (54,9%). Komorbiditas paling umum adalah hipertensi (43,9%) dan diabetes mellitus (13,4%). Temuan ini mengindikasikan bahwa usia lebih tua, jenis kelamin perempuan, pekerjaan non‑formal, tingkat pendidikan SMA, serta keberadaan hipertensi dan diabetes mellitus sering dijumpai pada pasien PGK di RSU UKI pada periode 2023. Hasil ini diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan strategi pencegahan dan manajemen klinis PGK serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya skrining fungsi ginjal secara rutin.

Studi ini menemukan bahwa mayoritas pasien PGK di RSU UKI tahun 2023 berada pada kelompok usia lanjut (56–65 tahun) dan sebagian besar merupakan perempuan, dengan pekerjaan utama sebagai ibu rumah tangga serta tingkat pendidikan SMA.Hipertensi menjadi komorbiditas paling dominan, sementara diabetes mellitus hanya terlihat pada sebagian kecil pasien.Temuan ini menekankan pentingnya program skrining dini, edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan profil sosio‑demografis, dan intervensi untuk mengendalikan faktor risiko hipertensi guna mengurangi beban PGK.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana pola perkembangan penyakit ginjal kronik selama lima tahun ke depan pada pasien dengan riwayat hipertensi dan/atau diabetes mellitus di RSU UKI, sehingga dapat mengidentifikasi faktor prognostik utama? Selanjutnya, studi intervensi dapat menilai efektivitas program edukasi kesehatan berbasis komunitas yang menyesuaikan tingkat pendidikan dan status pekerjaan, untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku skrining fungsi ginjal pada kelompok usia lanjut, khususnya ibu rumah tangga. Selain itu, penelitian komparatif antara pasien PGK yang tinggal di daerah perkotaan Jakarta Timur dengan mereka yang berasal dari daerah pinggiran atau pedesaan dapat mengungkap perbedaan akses layanan kesehatan, faktor lingkungan, dan dampaknya terhadap kejadian dan progresi PGK. Analisis longitudinal ini diharapkan dapat memberikan gambaran evolusi penyakit dan faktor-faktor yang mempercepat atau memperlambat penurunan fungsi ginjal. Hasil dari ketiga arah studi tersebut diharapkan memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk kebijakan pencegahan, perencanaan layanan, dan strategi manajemen klinis yang berkelanjutan.

Read online
File size492.27 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test