IJHPIJHP

International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara locus of control internal dengan perilaku cyberloafing pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional diterapkan, melibatkan 202 responden yang dipilih melalui teknik quota sampling. Karena data tidak berdistribusi normal dan tidak linear, analisis dilakukan menggunakan uji statistik non‑parametrik Spearmans rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara locus of control internal dan perilaku cyberloafing, yang berarti semakin tinggi tingkat locus of control internal, semakin besar kemungkinan mahasiswa terlibat dalam aktivitas cyberloafing. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan locus of control internal yang kuat merasa yakin dalam mengelola hasil akademik meskipun secara sadar melakukan aktivitas daring non‑akademik selama perkuliahan.

Berdasarkan hasil penelitian, tingkat locus of control internal dan perilaku cyberloafing pada mahasiswa Universitas Negeri Padang sebagian besar berada pada kategori sedang.Selain itu, penelitian ini menemukan adanya hubungan positif yang signifikan antara locus of control internal dan perilaku cyberloafing, sebagaimana ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,221 dengan nilai signifikansi 0,002.Temuan tersebut menyiratkan bahwa semakin tinggi tingkat kontrol internal, semakin besar kemungkinan mahasiswa melakukan perilaku cyberloafing.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana faktor moderasi seperti tingkat stres akademik mempengaruhi hubungan antara locus of control internal dan cyberloafing pada mahasiswa, sehingga dapat menjawab pertanyaan: apakah stres akademik memperkuat atau melemahkan pengaruh locus of control internal terhadap perilaku cyberloafing? Selanjutnya, diperlukan studi komparatif lintas universitas untuk mengevaluasi apakah temuan yang sama berlaku pada populasi mahasiswa di institusi lain dengan karakteristik demografis dan budaya yang berbeda, dengan pertanyaan penelitian: bagaimana variasi konteks institusional mempengaruhi hubungan antara locus of control internal dan cyberloafing? Akhirnya, penelitian longitudinal dapat menguji perubahan perilaku cyberloafing seiring waktu dan mengidentifikasi apakah intervensi pelatihan self‑regulation dapat secara efektif mengurangi cyberloafing pada mahasiswa yang memiliki locus of control internal tinggi, sehingga menjawab: apakah program pengembangan self‑regulation dapat menurunkan frekuensi cyberloafing pada mahasiswa dengan kontrol internal yang kuat?.

  1. APA PsycNet. psycnet loading psycnet.apa.org/doi/10.1037/h0092976APA PsycNet psycnet loading psycnet apa doi 10 1037 h0092976
Read online
File size286.86 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test