STABN SRIWIJAYASTABN SRIWIJAYA

Jurnal Ilmiah Kampus: Sati SampajannaJurnal Ilmiah Kampus: Sati Sampajanna

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon mahasiswa STAB Kertarajasa terhadap praktik meditasi vipassana di Padepokan Dhammadīpa Ārāma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 25 mahasiswa semester 6 dan 8. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan indikator: konsistensi, tingkat kesulitan, manfaat, dan kepuasan terhadap meditasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan respon mahasiswa terhadap praktik meditasi vipassana berada pada kategori “berat sebesar 77%. Indikator konsistensi memperoleh skor tertinggi pada kategori “sangat berat (84%), diikuti oleh tingkat kesulitan (73%), manfaat (76%), dan kepuasan (72%). Temuan tersebut menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa menyadari manfaat dari praktik meditasi, mereka menghadapi tantangan besar dalam hal konsistensi dan kepuasan selama proses meditasi. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi dan penyesuaian dalam pelaksanaan program meditasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mahasiswa.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai respons mahasiswa terhadap praktik meditasi vipassana di Padepokan Dhammadīpa Ārāma, respons mahasiswa terhadap praktik meditasi vipassana secara keseluruhan berada dalam kategori berat, dengan persentase pencapaian sebesar 77% dari nilai ideal.Secara parsial, indikator konsistensi meditasi berada dalam kategori sangat berat 84%, sementara indikator kesulitan meditasi 73%, manfaat meditasi 76%, dan kepuasan meditasi 72% berada dalam kategori berat.Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa menghadapi kesulitan untuk tetap konsisten, merasakan manfaat, dan merasa puas dengan praktik meditasi tersebut.Oleh karena itu, STAB Kertarajasa dan pengelola padepokan harus mengevaluasi durasi, metode, dan waktu meditasi vipassana agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mahasiswa.

Untuk meningkatkan efektivitas program meditasi vipassana di STAB Kertarajasa, disarankan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap durasi, metode, dan waktu meditasi vipassana. Perlu dipertimbangkan untuk mengurangi durasi meditasi selama liburan, agar mahasiswa memiliki waktu istirahat yang cukup. Selain itu, metode meditasi juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi mahasiswa, dengan mempertimbangkan aspek psikologis dan lingkungan. Dengan demikian, program meditasi dapat lebih sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan membantu mereka merasakan manfaat spiritual dari praktik meditasi.

  1. Teori dan Praktik Vipassanā Bhāvanā | Jurnal Nyanadassana: Jurnal Penelitian Pendidikan, Sosial dan... journal.stabkertarajasa.ac.id/jnd/article/view/50Teori dan Praktik VipassanA BhAvanA Jurnal Nyanadassana Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial dan journal stabkertarajasa ac jnd article view 50
  2. Apa Itu Vipassana Bhavana? | Jurnal Agama Buddha dan Ilmu Pengetahuan. vipassana bhavana jurnal agama... jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/ABIP/article/view/479Apa Itu Vipassana Bhavana Jurnal Agama Buddha dan Ilmu Pengetahuan vipassana bhavana jurnal agama jurnal radenwijaya ac index php ABIP article view 479
  3. Pengaruh Mindfulness Meditation Training terhadap Atensi Selektif pada Siswa SMP | Mukti | Gadjah Mada... doi.org/10.22146/gamajpp.53189Pengaruh Mindfulness Meditation Training terhadap Atensi Selektif pada Siswa SMP Mukti Gadjah Mada doi 10 22146 gamajpp 53189
Read online
File size357.07 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test