STIEPEMUDASTIEPEMUDA

International Journal of Global Accounting, Management, Education, and EntrepreneurshipInternational Journal of Global Accounting, Management, Education, and Entrepreneurship

Kinerja optimal organisasi dapat dicapai dengan meyakini dan menerapkan nilai-nilai organisasi, karena nilai organisasi memberikan arah dan tujuan bagi karyawan. Dukungan lingkungan strategis tidak kalah penting untuk meningkatkan kinerja organisasi, sebab lanskap strategis dapat digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan organisasi. Lembaga kursus dan pelatihan di Jawa Timur memerlukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi dan meraih keunggulan bersaing berdasarkan nilai organisasi, kepercayaan publik terhadap lingkungan strategis, dan rantai nilai. Untuk mencapai tujuan penelitian, disertasi ini menggunakan 42 LKP di Jawa Timur sebagai populasi. Unit analisis yang digunakan adalah manajer pemilik perusahaan (koordinator) pemasaran, manajer (koordinator) pendidikan, dan satu guru. Kesimpulan disertasi ini adalah: (1) nilai organisasi tidak memengaruhi rantai nilai; (2) nilai organisasi berdampak pada kepercayaan publik, keunggulan bersaing, dan kinerja organisasi; (3) strategi lingkungan memengaruhi rantai nilai, kepercayaan publik, keunggulan bersaing, dan kinerja organisasi; (4) rantai nilai berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing dan kinerja organisasi; (5) kepercayaan publik berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing dan kinerja organisasi; (6) keunggulan bersaing berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi.

Secara umum, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar hipotesis memiliki pengaruh signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja organisasi, sekaligus mendukung hasil penelitian sebelumnya.Namun, hipotesis H1 menunjukkan bahwa nilai organisasi tidak memengaruhi rantai nilai secara signifikan, kemungkinan karena fokus organisasi lebih pada peningkatan produktivitas daripada analisis manajemen biaya rantai nilai sebagai langkah strategis.Penemuan ini kontras dengan beberapa studi terdahulu yang dilakukan oleh Dimyati (2010) dan Gunarianto (2010).

Meskipun penelitian ini telah memberikan wawasan berharga tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Jawa Timur, terdapat beberapa celah menarik untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, temuan mengenai tidak adanya pengaruh signifikan nilai organisasi terhadap rantai nilai merupakan area krusial yang perlu digali lebih dalam. Penelitian di masa depan dapat menyelidiki secara kualitatif bagaimana LKP mengimplementasikan nilai-nilai mereka dan bagaimana nilai-nilai tersebut sebenarnya berinteraksi dengan praktik manajemen rantai nilai, terutama di luar aspek analisis biaya yang mungkin kurang diperhatikan. Misalnya, apakah ada jenis nilai organisasi tertentu yang justru menghambat atau sebaliknya, mendorong inovasi dalam rantai pasok dan distribusi layanan pendidikan? Mengidentifikasi faktor-faktor mediasi atau moderasi, seperti tingkat komitmen karyawan terhadap nilai-nilai inti atau kemampuan adaptasi teknologi dalam operasional LKP, dapat memberikan penjelasan yang lebih nuansa tentang dinamika hubungan ini. Kedua, mengingat lingkup studi ini terbatas pada LKP di Jawa Timur, penelitian berikutnya bisa memperluas cakupan geografis ke provinsi lain di Indonesia. Hal ini penting untuk menguji generalisasi model yang diusulkan, mempertimbangkan perbedaan konteks pasar, regulasi, dan budaya yang mungkin memengaruhi interaksi antara nilai organisasi, lingkungan strategis, rantai nilai, kepercayaan publik, keunggulan bersaing, dan kinerja organisasi. Ketiga, untuk lebih memahami kompleksitas yang ada, studi selanjutnya dapat mengintegrasikan perspektif pemangku kepentingan eksternal secara lebih mendalam, seperti survei kepuasan peserta didik atau pandangan mitra industri. Pertanyaan penelitian bisa diarahkan pada bagaimana ekspektasi pemangku kepentingan eksternal membentuk atau mengubah persepsi tentang rantai nilai dan kepercayaan publik, yang pada akhirnya memengaruhi keunggulan bersaing dan kinerja LKP.

  1. THE INFLUENCE OF ORGANIZATIONAL VALUE AND STRATEGIC ENVIRONMENT ON VALUE CHAIN, COMMUNITY TRUST, COMPETITIVE... jurnal.stiepemuda.ac.id/index.php/ijgame2/article/view/6THE INFLUENCE OF ORGANIZATIONAL VALUE AND STRATEGIC ENVIRONMENT ON VALUE CHAIN COMMUNITY TRUST COMPETITIVE jurnal stiepemuda ac index php ijgame2 article view 6
Read online
File size459.34 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test