FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER
Asian Journal of Philosophy and ReligionAsian Journal of Philosophy and ReligionPenelitian ini mengkaji evaluasi pendidikan KH. Hasyim Asyari dalam konteks jihad, sebagaimana dikonseptualisasikan oleh Ibn Qayyim al-Jawziyyah. Penelitian ini berfokus pada empat aspek utama evaluasi: spiritual, intelektual, fisik, dan sosial, dengan menguji bagaimana aspek-aspek ini selaras dengan konsep jihad yang lebih luas. Pendekatan pendidikan holistik KH. Hasyim Asyari menekankan integrasi pengembangan spiritual, intelektual, fisik, dan sosial untuk menghasilkan individu yang seimbang, yang dapat berkontribusi pada masyarakat dan mempraktikkan prinsip-prinsip Islam. Evaluasi spiritual berfokus pada penyucian diri dan kedekatan dengan Allah, evaluasi intelektual menekankan penguasaan ilmu pengetahuan, evaluasi fisik menyoroti kebugaran dan kesiapan, dan evaluasi sosial mendorong kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan menyelaraskan tujuan-tujuan pendidikan ini dengan pentingnya evaluasi dan konsep jihad, penelitian ini mengungkapkan bagaimana pendidikan berfungsi sebagai alat yang ampuh untuk pengembangan karakter, menumbuhkan keseimbangan antara pertumbuhan spiritual dan tanggung jawab duniawi. Temuan menunjukkan bahwa model pendidikan KH. Hasyim Asyari, yang berakar kuat pada ajaran Islam, menyediakan kerangka kerja komprehensif untuk mempersiapkan individu agar berkontribusi baik pada iman maupun masyarakat, mendorong perbaikan diri dan refleksi berkelanjutan.
Hasyim Asyari sangat selaras dengan konsep jihad Ibn Qayyim al-Jawziyyah, menawarkan kerangka komprehensif untuk menilai kemajuan siswa melalui empat aspek evaluasi.Evaluasi ini mencerminkan dimensi internal dan eksternal jihad, dengan fokus pada pertumbuhan spiritual pribadi, penguasaan ilmu, kesiapan fisik, dan kontribusi sosial.Dengan demikian, model pendidikan ini bertujuan membentuk individu yang seimbang dan siap berjuang di jalan Allah, mendorong perbaikan diri berkelanjutan dan pengembangan holistik.
Penelitian ini telah mengungkap bagaimana konsep pendidikan KH. Hasyim Asyari yang berlandaskan jihad Ibnu Qayyim al-Jawziyyah menawarkan kerangka holistik untuk pengembangan individu. Namun, agar pemahaman ini semakin relevan dan aplikatif di masa kini, ada beberapa arah studi lanjutan yang patut dieksplorasi. Pertama, menarik untuk mengkaji secara empiris bagaimana prinsip-prinsip pendidikan holistik yang mengintegrasikan aspek spiritual, intelektual, fisik, dan sosial, serta selaras dengan konsep jihad, diterapkan dan dievaluasi secara konkret di pesantren-pesantren modern di seluruh Indonesia. Studi ini dapat menggali tantangan praktis dan keberhasilan yang dicapai dalam membentuk karakter santri di tengah dinamika sosial kontemporer. Kedua, mengingat pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dalam pendidikan Islam yang juga disinggung dalam penelitian ini, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana platform pembelajaran digital dan kecerdasan buatan (AI) dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kurikulum pendidikan yang berorientasi jihad. Fokusnya adalah tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman keilmuan, tetapi juga untuk memperkuat aspek spiritual serta mendorong kontribusi sosial yang konstruktif, sekaligus membentengi peserta didik dari dampak negatif dunia digital yang masif. Ketiga, sebuah studi komparatif bisa dilakukan untuk menganalisis relevansi konsep pendidikan jihad KH. Hasyim Asyari dalam membina generasi muda untuk menghadapi tantangan kontemporer seperti radikalisme, polarisasi sosial, dan krisis moral di era globalisasi. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penekanan pada jihad sosial dan jihad ilmu dapat menjadi solusi praktis untuk membangun masyarakat yang harmonis dan berpengetahuan luas, serta membandingkannya dengan pendekatan pendidikan lain di Indonesia.
| File size | 677.16 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UMKUMK Sinergi antara integritas dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan Islam. Integritas memberikanSinergi antara integritas dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan Islam. Integritas memberikan
UMKUMK Penelitian ini mengkaji konsep musibah dalam perspektif Islam sebagai realitas kehidupan yang tidak terelakkan, mencakup berbagai bentuk seperti ketakutan,Penelitian ini mengkaji konsep musibah dalam perspektif Islam sebagai realitas kehidupan yang tidak terelakkan, mencakup berbagai bentuk seperti ketakutan,
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Dalam lingkungan keluarga, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan dan membentuk kepribadian generasi anak bangsa, terutama anak-anakDalam lingkungan keluarga, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan dan membentuk kepribadian generasi anak bangsa, terutama anak-anak
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang konten ini terhadap pemahaman dan praktik keagamaan audiens. Studi ini menyimpulkanLebih banyak penelitian diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang konten ini terhadap pemahaman dan praktik keagamaan audiens. Studi ini menyimpulkan
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Selain itu, Al‑Quran menegaskan bahwa tanggung jawab tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman mendalamSelain itu, Al‑Quran menegaskan bahwa tanggung jawab tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman mendalam
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian ini menegaskan kontribusi sahabat dalam memelihara dan memodernisasi ajaran Islam melalui kodifikasi hadis secara sistematis, sehingga menegaskanPenelitian ini menegaskan kontribusi sahabat dalam memelihara dan memodernisasi ajaran Islam melalui kodifikasi hadis secara sistematis, sehingga menegaskan
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Artikel ini menganalisis fenomena FOMO dan konsumsi berlebihan melalui lensa QS. Al-Isra ayat 26-27, yang menekankan larangan terhadap pemborosan dan pentingnyaArtikel ini menganalisis fenomena FOMO dan konsumsi berlebihan melalui lensa QS. Al-Isra ayat 26-27, yang menekankan larangan terhadap pemborosan dan pentingnya
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Literasi media berbasis Islam perlu diperkuat untuk membantu masyarakat memahami dan menerapkan komunikasi yang jujur, adil, dan bertanggung jawab. ProgramLiterasi media berbasis Islam perlu diperkuat untuk membantu masyarakat memahami dan menerapkan komunikasi yang jujur, adil, dan bertanggung jawab. Program
Useful /
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK (c) keterbatasan variasi eksperimen dengan bahan sederhana. Secara Teoritis, temuan penelitian ini memperkuat pendapat bahwa metode eksperimen sesuai dengan(c) keterbatasan variasi eksperimen dengan bahan sederhana. Secara Teoritis, temuan penelitian ini memperkuat pendapat bahwa metode eksperimen sesuai dengan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert‑scale pradesign dan pascadesign, serta observasi. Analisis inferensial berupa uji t independen dan ANCOVA menunjukkanData dikumpulkan melalui kuesioner Likert‑scale pradesign dan pascadesign, serta observasi. Analisis inferensial berupa uji t independen dan ANCOVA menunjukkan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Validitas data diverifikasi melalui pemeriksaan metodologi penelitian yang digunakan untuk memperoleh data serta pemeriksaan laporan akhir. PenelitianValiditas data diverifikasi melalui pemeriksaan metodologi penelitian yang digunakan untuk memperoleh data serta pemeriksaan laporan akhir. Penelitian
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kepemimpinan pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, yang mendorong kebutuhan akan pemahaman komprehensifIntegrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kepemimpinan pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, yang mendorong kebutuhan akan pemahaman komprehensif