AMNUS BJMAMNUS BJM

Pena JangkarPena Jangkar

Dalam pelaksanaan efektivitas manajemen staff ketarunaan di Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis bagaimana manajemen staff ketarunaan berjalan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menyarankan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen staff ketarunaan di Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin memiliki beberapa kelemahan dalam proses pengelolaannya. Tantangan utama termasuk kurangnya standar operasional yang jelas, kurangnya pelatihan yang memadai, dan kurangnya sistem penghargaan yang memotivasi. Ketidakefektifan manajemen staff ketarunaan ini dapat berdampak negatif pada kinerja staf dan kemajuan akademik mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, penulis merekomendasikan beberapa langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas manajemen staff ketarunaan di Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Rekomendasi tersebut meliputi penyusunan standar operasional yang jelas dan komprehensif, peningkatan pelatihan untuk staf dan calon staf, serta pengenalan sistem penghargaan yang mendorong kinerja yang lebih baik.

Manajemen staff ketarunaan di Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin sangat diperlukan dalam membantu Wakil Direktur Bidang Pendidikan dalam mengelola kegiatan taruna di dalam dan luar kampus.Namun, masih diperlukan program pelatihan lebih lanjut untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.Peningkatan pelatihan dan pengembangan diharapkan dapat meningkatkan kinerja staf secara keseluruhan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh penerapan standar operasional prosedur (SOP) baku terhadap kinerja staff ketarunaan untuk mengetahui sejauh mana kejelasan prosedur dapat meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam tugas harian. Kedua, layak dikaji melalui penelitian bagaimana sistem reward berbasis kinerja dapat dirancang secara adil dan objektif agar benar-benar memotivasi staf ketarunaan tanpa menimbulkan ketimpangan antar individu. Ketiga, penting untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan yang saat ini berjalan melalui studi longitudinal yang mengamati perkembangan kompetensi staf sebelum dan sesudah pelatihan dalam jangka waktu tertentu, sehingga dapat diketahui dampak jangka panjang terhadap kinerja organisasi. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas manajemen staff ketarunaan. Dengan pendekatan empiris yang sistematis, temuan dari studi ini dapat menjadi dasar pengambilan keputusan kebijakan internal yang lebih strategis. Penelitian lanjutan juga dapat membandingkan model manajemen ketarunaan di berbagai akademi maritim untuk mengidentifikasi praktik terbaik. Pendekatan kualitatif mendalam terhadap persepsi staff dan mahasiswa juga dapat mengungkap aspek-aspek non-teknis yang turut memengaruhi kinerja. Hasil gabungan dari penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat mendorong inovasi dalam pengelolaan organisasi kemahasiswaan di lingkungan pendidikan vokasi maritim. Dengan demikian, peningkatan kinerja tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkelanjutan secara institusional.

Read online
File size411.29 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test