UNIVEDUNIVED

Jurnal Fokus ManajemenJurnal Fokus Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Soft Skill dan Hard Skill Terhadap Kesiapan Kerja (Studi Komparasi Gen Z dan Gen M) di Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, objek penelitian ini adalah Gen Z dan Gen M di Kota Bengkulu. Populasi pada penelitian ini tidak diketahui dikarenakan jumlahnya yang sangat banyak dan ruang lingkup objek yang cukup luas sehingga metode yang digunakan adalah non-probability sampling. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah random sampling yang mana menentukan jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rumus Cochran dengan 91 sampel Gen Z dan 91 sampel Gen M. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang menggunakan alat ukur skala ordinal. Teknik analisis data dengan menggunakan Uji Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis dan Paired t – test. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel Soft Skill dan Hard Skill berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Kesiapan Kerja. Pada uji paired t – test juga membuktikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara Kesiapan Kerja Gen Z dan Gen M di Kota Bengkulu.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa soft skill dan hard skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja Gen Z dan Gen M di Kota Bengkulu.Hasil uji t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kesiapan kerja Gen Z dan Gen M.Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan baik soft skill maupun hard skill pada kedua generasi ini.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar instansi pendidikan lebih memperhatikan pengembangan soft skill mahasiswa dan siswa, mengingat pentingnya keterampilan ini dalam beradaptasi dengan dunia kerja. Selain itu, Gen Z dan Gen M perlu meningkatkan kompetensi hard skill mereka, terutama yang berkaitan dengan digitalisasi, agar lebih siap menghadapi tuntutan industri 4.0. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan pengaruh soft skill dan hard skill terhadap kesiapan kerja dengan menggunakan metode yang lebih komprehensif, seperti analisis ANOVA, untuk mendapatkan hasil yang lebih mendalam dan akurat. Lebih lanjut, penelitian dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel dan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kesiapan kerja, seperti pengalaman organisasi atau kegiatan ekstrakurikuler, untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kesiapan kerja generasi muda di Kota Bengkulu.

  1. Apakah Pembelajaran Menggunakan Teknologi dapat Meningkatkan Literasi Manusia pada Generasi Z di Indonesia?... doi.org/10.34010/jamika.v10i1.2678Apakah Pembelajaran Menggunakan Teknologi dapat Meningkatkan Literasi Manusia pada Generasi Z di Indonesia doi 10 34010 jamika v10i1 2678
  2. PENGARUH SOFT SKILL DAN HARD SKILL TERHADAP KESIAPAN KERJA SESUAI KEBUTUHAN INDUSTRI 4.0 PESERTA DIDIK... doi.org/10.55754/jov.v1i1.32152PENGARUH SOFT SKILL DAN HARD SKILL TERHADAP KESIAPAN KERJA SESUAI KEBUTUHAN INDUSTRI 4 0 PESERTA DIDIK doi 10 55754 jov v1i1 32152
Read online
File size400.89 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test