IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumDeposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aturan hukum terhadap perjanjian kerjasama dalam kegiatan bisnis ditinjau dari perspektif hukum bisnis dan bagaimana bentuk-bentuk kerjasama dalam kegiatan perdagangan yang dapat dilakukan manajemen perusahaan. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan: 1. Aturan hukum terhadap perjanjian kerjasama dalam kegiatan bisnis ditinjau dari perspektif hukum bisnis, mengacu kepada hukum Perdata khususnya Pasal 1313 KUH Perdata, yang menyatakan bahwa “Suatu perjanjian adalah suatu perbuatan di mana satu orang atau lebih mengikatkan diri terhadap satu orang lain atau lebih. Sehingga jelas bahwa perjanjian melahirkan perikatan, demikian juga KUH Dagang dan peraturan perundang-undangan Indonesia dalam berbagai bentuk badan usaha. 2. Bentuk-bentuk kerjasama dalam kegiatan perdagangan yang dapat dilakukan manajemen perusahaan seperti Merger, Konsolidasi, Joint Venture dan Waralaba. Merger adalah suatu penggabungan satu atau beberapa badan usaha sehingga dari sudut ekonomi merupakan satu kesatuan, tanpa melebur badan usaha yang bergabung. Konsolidasi/penggabungan antara dua atau lebih badan usaha yang menggabungkan diri saling melebur menjadi satu dan membentuk satu badan usaha yang baru (peleburan). Hal ini bertujuan untuk “menyehatkan badan usaha yang bersangkutan atau biasa disebut restrukturisasi. Joint Venture sebagai suatu persetujuan di antara dua pihak atau lebih, untuk melakuklan kerjasama dalam suatu kegiatan. Waralaba Perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak untuk memanfaatkan dan/atau menggunkan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan, atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan imbalan berdasarkan persyaratan dan atau penjualan barang dan jasa.
Aturan hukum terhadap perjanjian kerjasama dalam kegiatan bisnis mengacu pada hukum perdata, khususnya Pasal 1313 KUH Perdata, yang menyatakan bahwa perjanjian melahirkan perikatan, serta didukung oleh KUH Dagang dan peraturan perundang-undangan terkait badan usaha.Bentuk-bentuk kerjasama dalam kegiatan perdagangan yang dapat dilakukan manajemen perusahaan meliputi merger, konsolidasi, joint venture, dan waralaba.Merger dan konsolidasi bertujuan untuk restrukturisasi dan penguatan posisi ekonomi, sementara joint venture dan waralaba memungkinkan kolaborasi dalam kegiatan usaha berdasarkan hak dan imbalan tertentu.
Pertama, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana implementasi hukum perjanjian kerjasama dalam praktik bisnis UMKM di daerah terpencil, mengingat keterbatasan akses terhadap informasi hukum dan notaris. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas restrukturisasi melalui merger dan konsolidasi dalam perusahaan milik negara, terutama dalam konteks penyelamatan aset dan peningkatan efisiensi layanan publik. Ketiga, perlu dilakukan penelitian mengenai perlindungan hukum bagi penerima waralaba (franchisee) dalam skema waralaba modern yang berkembang pesat di perkotaan, mengingat ketimpangan kekuatan hukum antara pemilik waralaba dengan penerima. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan dalam paper ini dengan memperdalam aspek implementasi, keadilan, dan perlindungan hukum dalam berbagai bentuk kerjasama bisnis di berbagai konteks sosial-ekonomi di Indonesia.
| File size | 1.1 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pada ada perbedaan yang signifikan perilaku perawatan anak dengan malaria antara kelompok kontrol dan intervensiHasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pada ada perbedaan yang signifikan perilaku perawatan anak dengan malaria antara kelompok kontrol dan intervensi
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Baik Indonesia maupun India adalah kekuatan muncul utama di Global South dengan ambisi bersama untuk kemandirian pertahanan, namun menunjukkan lintasanBaik Indonesia maupun India adalah kekuatan muncul utama di Global South dengan ambisi bersama untuk kemandirian pertahanan, namun menunjukkan lintasan
UPIUPI Fenomena pluralisme hukum dikaji menggunakan pendekatan kualitatif non-etnografi melalui wawancara dengan masyarakat lokal, perusahaan/pemegang izin, danFenomena pluralisme hukum dikaji menggunakan pendekatan kualitatif non-etnografi melalui wawancara dengan masyarakat lokal, perusahaan/pemegang izin, dan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Buku ini mampu memberikan pengetahuan dan sikap yang positif terkait proses menarche. Stimulasi melalui lima indera dalam buku panduan membantu meningkatkanBuku ini mampu memberikan pengetahuan dan sikap yang positif terkait proses menarche. Stimulasi melalui lima indera dalam buku panduan membantu meningkatkan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Komplikasi yang ditimbulkan akibat dari diabetes diantaranya adalah sistem mikrovaskuler dan makrovaskuler seperti luka diabetik. Penelitian ini bertujuanKomplikasi yang ditimbulkan akibat dari diabetes diantaranya adalah sistem mikrovaskuler dan makrovaskuler seperti luka diabetik. Penelitian ini bertujuan
UNIKOMUNIKOM Air bersih, sebagai pendukung utama untuk kelangsungan hidup manusia, banyak ditemukan dari berbagai sumber, namun sedikit air bersih yang memenuhi kriteriaAir bersih, sebagai pendukung utama untuk kelangsungan hidup manusia, banyak ditemukan dari berbagai sumber, namun sedikit air bersih yang memenuhi kriteria
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Dari hasil penelitian untuk memvalidasi kesuksesan system layanan service berdasarkan kepuasan Konsumen dengan model webQual4, Berdasarkan metode ModelDari hasil penelitian untuk memvalidasi kesuksesan system layanan service berdasarkan kepuasan Konsumen dengan model webQual4, Berdasarkan metode Model
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Dengan hasil pengolahan data tersebut maka metode machine learning sangat cocok digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat keparahan serangan jaringanDengan hasil pengolahan data tersebut maka metode machine learning sangat cocok digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat keparahan serangan jaringan
Useful /
UNIKOMUNIKOM Berdasarkan standar ITU‑T, Provider Y menawarkan kualitas layanan 5G yang superior, yang dapat menjadi acuan bagi penyedia telekomunikasi untuk perbaikanBerdasarkan standar ITU‑T, Provider Y menawarkan kualitas layanan 5G yang superior, yang dapat menjadi acuan bagi penyedia telekomunikasi untuk perbaikan
UNIKOMUNIKOM 477/kWh, Net Present Value (NPV) sebesar Rp.170.469.869, Diskon Payback Period (DPP) di tahun ke 5. Pada penelitian ini dinyatakan layak secara investasi477/kWh, Net Present Value (NPV) sebesar Rp.170.469.869, Diskon Payback Period (DPP) di tahun ke 5. Pada penelitian ini dinyatakan layak secara investasi
UNIKOMUNIKOM Internet of Things (IoT) telah menjadi salah satu tren terkini dalam industri telekomunikasi, di mana berbagai perangkat dan sensor dapat terhubung danInternet of Things (IoT) telah menjadi salah satu tren terkini dalam industri telekomunikasi, di mana berbagai perangkat dan sensor dapat terhubung dan
UNHASUNHAS Kontrol dan kepemilikan tanah memunculkan norma hukum yang mencakup kewenangan, hak, kewajiban, serta kekuasaan. Secara yuridis, sistem ini bertujuan melindungiKontrol dan kepemilikan tanah memunculkan norma hukum yang mencakup kewenangan, hak, kewajiban, serta kekuasaan. Secara yuridis, sistem ini bertujuan melindungi