UWHSUWHS
Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan RehabilitasiAfasia merupakan gangguan komunikasi dapatan yang mempengaruhi 30%-40% penyintas Stroke. Pemulihan penderita afasia menurun drastis setelah enam bulan dan kemmapuan komunikasi relative tidak meningkat dalam waktu satu tahun hingga diperkirakan sekitar 50%-60% penderita Afasia bertahap hidup dengan gangguan komunikasi kronis yang terus menerus. Terapi wicara menjadi intervensi utama untuk meningkatkan kemampuan verbal. Salah satunya metode yang dapat digunakan adalah metode Constraint Induced Language Therapy (CILT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Constraint Induced Language Therapy terhadap peningkatan kemampuan ekspresi verbal pada pasien afasia. Desain penelitian ini adalah pre-experimental, rancangan one-group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan kepada enam pasien afasia menggunakan teknik purpose sampling. Instrumen yang digunakan adalah metode Constraint Induced Language Therapy, Tes Token, dan TADIR. Intervensi metode Constraint Induced Language Therapy menggunakan Go fish, meniru kata, meniru kalimat dengan durasi intervensi 120 menit per sesi selama 10 pertemuan. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan analisis data deskriptif. Hasil analisis data deskriptif setelah dilakukan intervensi responden mengalami perbaikan pada kemampuan menyebutkan kata, menamai, dan meniru ucapan. Berdasarkan hasil Uji Wilcoxon nilai Asymp. Sig. (2- tailed) sebesar 0.034, lebih kecil dari taraf signifikasi 0.05 (0.034<0.05). sehingga didapatkan hasil bahwa metode Constraint Induced Language Therapy efektif terhadap meningkatkan ekspresi verbal pasien afasia.
Setelah dilakukan intervensi menggunakan metode Constraint-Induced Language Therapy sebanyak 10 sesi pertemuan, didapatkan hasil lima responden mengalami peningkatan sesudah intervensi (posttest), sementara satu responden memiliki hasil yang sama antara pretest dan posttest.Nilai ini lebih kecil dari taraf 0.sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Constraint-Induced Language Therapy efektif.meningkatkan kemampuan ekspresi verbal pada pasien afasia.Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah yang subtansial mengingat metode ini belum banyak dilakukan di indonesia, diharapkan hasil penelitian dapat memperkaya literatur dan menjadi referensi metode intervensi unruk pasien afasia.Meskipun demikian, perlu diakui bahwa penelitian ini memiliki batasan-batasan tertentu, sepetri jumlah sampel penelitian yang terbatas, dan keterbatasan waktu peneilitian.Saran untuk penelitian selanjutnya berdasarkan hasil limitasi dari penelitian ini adalah melakukan perluasan sampel dan variable dengan melibatkan jumlah responden yang lebih besar untuk meningkatkan generalisasi temuan statistic.Membuat penelitian lanjutan dengan memisahkan responden berdasarkan tingkat keparahan afasia untuk memahami efektivitas metode Constraint-Induced Language Therapy berbeda pada jenis-jenis afasia.
Saran penelitian lanjutan yang baru: . . 1. Mengembangkan metode Constraint-Induced Language Therapy dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitasnya, seperti tingkat keparahan afasia, usia, dan kondisi fisik pasien. . . 2. Melakukan penelitian dengan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk pasien afasia dengan berbagai jenis dan tingkat keparahan, untuk meningkatkan generalisasi hasil dan memahami efektivitas metode secara lebih komprehensif. . . 3. Mempelajari dan mengkaji lebih lanjut tentang peran terapi wicara dalam pemulihan kemampuan komunikasi verbal pada pasien afasia, termasuk metode-metode alternatif yang dapat digunakan dan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya.
| File size | 379.33 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PHARMACONMWPHARMACONMW Swamedikasi adalah perilaku masyarakat yang mengkonsumsi obat secara mandiri berdasarkan diagnosis yang dialami tanpa adanya resep dokter yang diambil.Swamedikasi adalah perilaku masyarakat yang mengkonsumsi obat secara mandiri berdasarkan diagnosis yang dialami tanpa adanya resep dokter yang diambil.
POLGANPOLGAN Analisis Koefisien Determinasi menunjukkan bahwa 64,7% variasi Produktivitas Kerja dijelaskan oleh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja secara bersamaan.Analisis Koefisien Determinasi menunjukkan bahwa 64,7% variasi Produktivitas Kerja dijelaskan oleh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja secara bersamaan.
POLKESBANPOLKESBAN Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan mengevaluasi berbagai model intervensi pendidikan gizi yang efektif bagi remaja melalui identifikasi pola, hasil,Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan mengevaluasi berbagai model intervensi pendidikan gizi yang efektif bagi remaja melalui identifikasi pola, hasil,
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Setelah intervensi, kelompok yoga prenatal menunjukkan penurunan nyeri yang lebih besar, dimana 68,8% responden melaporkan bebas nyeri, sementara kelompokSetelah intervensi, kelompok yoga prenatal menunjukkan penurunan nyeri yang lebih besar, dimana 68,8% responden melaporkan bebas nyeri, sementara kelompok
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Mendalo Laut, Wilayah Kerja Puskesmas Penyengat Olak, Kabupaten Muaro Jambi, setelahHasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Mendalo Laut, Wilayah Kerja Puskesmas Penyengat Olak, Kabupaten Muaro Jambi, setelah
UMNUMN Penelitian ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi persistensi laba, termasuk ukuran perusahaan, arus kas operasi, struktur kepemilikan, dan tingkatPenelitian ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi persistensi laba, termasuk ukuran perusahaan, arus kas operasi, struktur kepemilikan, dan tingkat
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa sebelum pemberian terapi latihan jalan cepat pada lansia dengan hipertensi di PSLUBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa sebelum pemberian terapi latihan jalan cepat pada lansia dengan hipertensi di PSLU
STPI PAJAKSTPI PAJAK Sedangkan dalam pengumpulan data menggunakan Teknik metode wawancara, kuisioner, juga observasi. Dalam pengolahan data digunakan aplikasi SPSS, untuk ujiSedangkan dalam pengumpulan data menggunakan Teknik metode wawancara, kuisioner, juga observasi. Dalam pengolahan data digunakan aplikasi SPSS, untuk uji
Useful /
STPI PAJAKSTPI PAJAK Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan yang dilakukan cukup baik namun belum optimal dilihat dari indikator pemberdayaan masyarakat berbasisHasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan yang dilakukan cukup baik namun belum optimal dilihat dari indikator pemberdayaan masyarakat berbasis
STPI PAJAKSTPI PAJAK Teori-teori dalam digital marketing telah beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi dan perilaku konsumen yang semakin kompleks. PersonalisasiTeori-teori dalam digital marketing telah beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi dan perilaku konsumen yang semakin kompleks. Personalisasi
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien, seseorang dituntut untuk lebih aktif dan antusias dalam bekerja. Dalam hal ini, motivasi memiliki pengaruhUntuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien, seseorang dituntut untuk lebih aktif dan antusias dalam bekerja. Dalam hal ini, motivasi memiliki pengaruh
STPI PAJAKSTPI PAJAK Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengaruh variabel beban kerja terhadap kinerja ditunjukkan pada nilai t hitung sebesar 6,446 > t tabel 1,674 denganHasil penelitian menyimpulkan bahwa pengaruh variabel beban kerja terhadap kinerja ditunjukkan pada nilai t hitung sebesar 6,446 > t tabel 1,674 dengan