UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Program telehomecare, diperkenalkan oleh Ontario Telemedicine Network, menyediakan pemantauan parameter pasien dan sesi pelatihan. Telehomecare adalah subbidang dari telehealth yang melibatkan pengiriman layanan kesehatan kepada pasien di rumah melalui penggunaan teknologi telekomunikasi dan sering diperuntukkan untuk pemantauan pasien jarak jauh secara realtime. Telehomecare menawarkan peningkatan akses perawatan di rumah dengan biaya lebih rendah dan menjanjikan peluang unik untuk pemberdayaan pasien perawatan di rumah dan hasil perawatan yang lebih baik. Sistem telehomecare yang dirancang bekerja dengan berbagai sensor untuk mengetahui data biomedik, yang kemudian diubah menjadi besaran tertentu dan dikirim ke bagian proses. Setelah diproses, data dikirim ke webserver melalui modul Wi-Fi yang terhubung ke internet, dan data yang diukur dapat diamati melalui website. Tujuan utama pembuatan sistem ini adalah untuk membuat alat monitoring kesehatan jarak jauh yang mudah diakses melalui website, terutama untuk pasien yang membutuhkan pengawasan intensif di rumah. Data yang dimonitoring meliputi suhu tubuh, denyut nadi, dan posisi tubuh menggunakan sensor suhu, sensor pulsemeter, dan sensor accelerometer. Sistem ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan modul Wi-Fi Esp 8266 (NodeMCU) yang diprogram untuk mengirimkan data sensor ke webserver dan menampilkannya pada interface website. Database Firebase digunakan sebagai webserver karena bersifat realtime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan parameter kesehatan yang diinginkan dapat terbaca, dengan pembacaan sensor pulsemeter mencapai 99.29% dan sensor suhu mencapai 99.178%.

Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem telehomecare yang mampu memantau parameter kesehatan pasien secara jarak jauh.Sistem ini menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dalam pembacaan data suhu tubuh dan denyut nadi, dengan tingkat kesalahan yang relatif kecil.Dengan memanfaatkan teknologi web interface dan database realtime, sistem ini menyediakan akses mudah dan informasi yang akurat bagi tenaga medis dan pasien, sehingga dapat meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di rumah.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan sensor yang lebih akurat dan sensitif untuk memantau parameter kesehatan lainnya, seperti tekanan darah, kadar oksigen dalam darah, dan aktivitas fisik pasien. Kedua, integrasi sistem telehomecare dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat dilakukan untuk menganalisis data pasien secara otomatis dan memberikan peringatan dini jika terdeteksi adanya perubahan kondisi kesehatan yang signifikan. Hal ini dapat membantu tenaga medis dalam mengambil keputusan klinis yang lebih cepat dan tepat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan sistem telehomecare dalam konteks perawatan pasien dengan penyakit kronis tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, atau penyakit paru-paru. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi manfaat dan tantangan penggunaan telehomecare dalam pengelolaan penyakit kronis, serta mengembangkan protokol perawatan yang lebih efektif dan personal.

Read online
File size775.57 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test