UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Abstrak – Sofware Defined Radio (SDR) merupakan salah satu lahirnya teknologi komunikasi radio digital yang memiliki kemampuan memperbaiki kualitas dari komunikasi radio analog sebelumnya. Awalnya SDR digunakan pada amatir radio hanya untuk meningkatkan kualitas perangkat dan komunikasi meskipun dengan keterbatasan alokasi frekuensi kerja. Permasalahan keterbatasan frekuensi kerja menjadi masalah utama karena saat ini bidang komunikasi radio memerlukan rentang alokasi frekuensi jamak (multiband) sehingga kenyataannya masih terdapat alokasi-alokasi pita frekuensi kosong yang perlu dimanfaatkan. Teknologi SDR ini mampu menggantikan peran perangkat dan rentang frekuensi sempit selain memiliki bobot yang ringan, berdimensi lebih kecil dan bersifat reconfigurable. Perangkat SDR berbasis Raspberry frekuensi multiband ini dirancang untuk mendapatkan kepastian kemampuan sistem bisa bekerja direntang frekuensi lebar yang diujicoba pada frekuensi 88 sampai dengan 800 MHz di bagian pendektisian kualitas sistem audionya. Hasil pengujiannya diperoleh level tegangan audio yang dihasilkan SDR sebesar antara 100 mV sampai dengan 200 mV saat pengaturan level masukannya sebesar 0 dB, 9 dB dan 14 dB.

Perangkat Software Defined Radio (SDR) berbasis Raspberry multiband yang dirancang telah direalisasikan sesuai pada frekuensi 88 sampai dengan 800 MHz menggunakan raspberry sehingga channel televisi dan radio yang berada pada range tersebut dapat dideteksi perangkat multiband dimana User interface pada perangkat multiband untuk digunakan karena tampilan software defined radio yang dirancang mudah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan sistem penerima audio berbasis SDR dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti kemampuan untuk menerima berbagai jenis sinyal radio, termasuk sinyal digital dan analog. Selain itu, dapat dilakukan pengujian lebih lanjut terhadap kinerja sistem dalam berbagai kondisi, seperti tingkat kebisingan yang tinggi atau interferensi sinyal. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan algoritma pengolahan sinyal agar dapat meningkatkan kualitas audio yang diterima. Dengan demikian, sistem penerima audio berbasis SDR dapat menjadi lebih fleksibel dan mampu menangani berbagai skenario komunikasi radio.

Read online
File size629.13 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test