IAIKHOZINIAIKHOZIN

Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan Sosial

Psikoterapi modern, khususnya Cognitive Behavioral Therapy (CBT), terbukti efektif secara klinis namun masih kurang dalam mengintegrasikan dimensi spiritual, sehingga muncul kebutuhan pendekatan holistik yang relevan bagi masyarakat Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif konsep psikoterapi kognitif Abu Zayd al-Balkhi dan Aaron Beck, serta mengeksplorasi potensi integrasi keduanya dalam kerangka psikoterapi modern. Metode yang digunakan adalah qualitative comparative literature study dengan menelaah karya klasik Al-Balkhi dan literatur CBT Beck. Studi menemukan bahwa keduanya sama-sama menekankan peran kognisi dalam memengaruhi emosi dan perilaku, namun berbeda dalam orientasi: Beck berfokus pada efektivitas klinis, sedangkan Al-Balkhi menekankan keseimbangan jiwa-raga dan kedekatan dengan Allah SWT. Perbedaan ini membuka peluang integrasi yang menghasilkan model Islamic Cognitive Behavioral Therapy (ICBT) sebagai temuan utama penelitian, yaitu terapi berbasis bukti sekaligus bermakna spiritual. Kontribusi penelitian ini bersifat teoretis, dengan memperkaya kajian psikologi Islam melalui integrasi dengan CBT, serta praktis, dengan menawarkan model aplikatif yang relevan bagi masyarakat Muslim dalam menghadapi kompleksitas kesehatan mental kontemporer.

Penelitian ini menemukan bahwa Al-Balkhi dan Beck sama-sama menempatkan kognisi sebagai pusat pengaruh terhadap emosi dan perilaku.Namun, terdapat perbedaan mendasar dalam landasan filosofis dan tujuan terapi.Al-Balkhi menekankan dimensi spiritual dan moral sebagai bagian integral dari kesehatan jiwa, sedangkan Beck menekankan restrukturisasi pikiran maladaptif dalam kerangka empiris-sekuler.Integrasi keduanya menghasilkan model Islamic Cognitive Behavioral Therapy (ICBT) yang memadukan restrukturisasi kognitif dengan latihan batin dan spiritualitas Islam.Kontribusi utama penelitian ini adalah novelty berupa formulasi model ICBT sebagai sintesis integratif antara psikologi Islam klasik dan CBT modern.Model ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif, karena menawarkan kerangka psikoterapi baru yang relevan bagi masyarakat Muslim dalam menghadapi kompleksitas kesehatan mental kontemporer.Dengan demikian, penelitian ini memperluas kajian terdahulu tentang efektivitas CBT dan relevansi pemikiran Al-Balkhi, sekaligus menghadirkan model integratif yang dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan psikoterapi berbasis nilai spiritual.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi baru. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris lintas budaya untuk menguji efektivitas model integratif Islamic Cognitive Behavioral Therapy (ICBT) dalam berbagai konteks masyarakat Muslim. Kedua, pengembangan instrumen yang mampu mengukur aspek kognitif dan spiritual secara bersamaan menjadi tantangan metodologis yang perlu dijawab. Ketiga, integrasi antara CBT dan psikologi Islam dapat diperluas dengan mengkaji praktik-praktik spiritual tradisional dalam Islam, seperti mujahadah malam, yang memiliki fungsi terapeutik dan sejalan dengan prinsip-prinsip psikologi modern. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memperkuat model ICBT dan memperluas kontribusinya dalam pengembangan psikoterapi berbasis nilai spiritual.

  1. Integrating Cognitive Behavioral Therapy with Islamic Principles to Foster Psychological and Spiritual... doi.org/10.22146/jpsi.102133Integrating Cognitive Behavioral Therapy with Islamic Principles to Foster Psychological and Spiritual doi 10 22146 jpsi 102133
Read online
File size331.65 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test