PRINPRIN
CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi BisnisCEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi BisnisBudaya kerja adalah seperangkat perilaku yang melekat pada setiap individu di seluruh organisasi. Membangun budaya juga berarti memupuk dan memelihara aspek-aspek positif dan berusaha membiasakan perilaku tertentu untuk menciptakan bentuk baru yang lebih baik. Penelitian ini dengan berlandaskan teori Takashi Osada (1994) tentang Budaya Kerja berkonsep 5S diantaranya Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Seitsuke. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian pada penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah ethnography. Adapun pembahasan yang didapat beserta kesimpulan nya adalah penerapan budaya kerja 5S di PT. XYZ Otomotif Karawang masih dilakukan secara parsial dan bersifat personal pada semua tahapan proses produksi, pihak yang terlibat dalam penerapan budaya kerja 5S adalah bersifat personal hanya karyawan tertentu yang ada di tiap tahapan proses produksi.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan beberapa hal yang berkaitan deangan pelaksanaan budaya kerja 5S sebagai berikut.XYZ Otomotif Karawang masih dilakukan secara parsial dan bersifat personal pada semua tahapan proses produksi.Pihak yang terlibat dalam penerapan budaya kerja 5S adalah bersifat personal hanya karyawan tertentu yang ada di tiap tahapan proses produksi.XYZ Otomotif Karawang tidak tersistem dan tidak terstruktur karena ditandai dengan tidak adanya SOP yang mengatur prinsip kerja di perusahaan, dan masih mengandalkan karyawan secara personal dalam melalkukan/menjaga kondisi didalam lingkungan perusahaan.
Untuk meningkatkan efektivitas penerapan budaya kerja 5S di PT. XYZ Otomotif Karawang, disarankan untuk menetapkan tanggung jawab penerapan prinsip kerja 5S, menyusun SOP pelaksanaan prinsip kerja 5S, dan mensosialisasikan/melembagakan prinsip kerja 5S. Selain itu, dapat diadakan lomba prinsip kerja 5S antar shift untuk mendorong partisipasi karyawan dalam penerapan prinsip kerja 5S. Dengan demikian, budaya kerja 5S dapat diterapkan secara sistematis dan terstruktur, sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
| File size | 1.16 MB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STPI PAJAKSTPI PAJAK Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pengaruh variabel Person Job Fit dan Locus Of Control terhadap Kepuasan Kerja karyawanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pengaruh variabel Person Job Fit dan Locus Of Control terhadap Kepuasan Kerja karyawan
STPI PAJAKSTPI PAJAK Profitabilitas berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Leverage tidak memengaruhi tax avoidance pada perusahaan sektor non cyclical. Ukuran perusahaanProfitabilitas berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Leverage tidak memengaruhi tax avoidance pada perusahaan sektor non cyclical. Ukuran perusahaan
STPI PAJAKSTPI PAJAK Sebaliknya, apabila kepuasan kerja rendah maka kinerja karyawan akan menurun. Mutasi kerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening tidak berpengaruhSebaliknya, apabila kepuasan kerja rendah maka kinerja karyawan akan menurun. Mutasi kerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening tidak berpengaruh
PRINPRIN c) H3 (Hipotesis 3) ditolak, yang berarti jika meskipun profitabilitas membawa pengaruh berwujud positif kepada ketahanan keuangan (Financial Resilience),c) H3 (Hipotesis 3) ditolak, yang berarti jika meskipun profitabilitas membawa pengaruh berwujud positif kepada ketahanan keuangan (Financial Resilience),
PRINPRIN Rekrutmen berpengaruh secara parsial pada kinerja karyawan pada PT. Seleksi berpengaruh secara parsial pada kinerja karyawan pada PT. Penempatan tidakRekrutmen berpengaruh secara parsial pada kinerja karyawan pada PT. Seleksi berpengaruh secara parsial pada kinerja karyawan pada PT. Penempatan tidak
PRINPRIN Upaya strategi meliputi penilaian kinerja, motivasi, reward, dan pemenuhan hak, namun terdapat hambatan seperti keterlambatan kedatangan, perubahan lingkunganUpaya strategi meliputi penilaian kinerja, motivasi, reward, dan pemenuhan hak, namun terdapat hambatan seperti keterlambatan kedatangan, perubahan lingkungan
PRINPRIN Manajemen sumber daya manusia adalah salah satu cabang ilmu manajemen yang berperan mengatur sumber daya manusia dalam kegiatan suatu perusahaan. PadaManajemen sumber daya manusia adalah salah satu cabang ilmu manajemen yang berperan mengatur sumber daya manusia dalam kegiatan suatu perusahaan. Pada
PRINPRIN (a) Pelatihan Dan Pengembangan Manajemen, (b) Identifikasi Kebutuhan Pelatihan dan Pengembangan, (c) Manfaat, Tujuan Pelatihan dan Pengembangan, (d) Metode(a) Pelatihan Dan Pengembangan Manajemen, (b) Identifikasi Kebutuhan Pelatihan dan Pengembangan, (c) Manfaat, Tujuan Pelatihan dan Pengembangan, (d) Metode
Useful /
STPI PAJAKSTPI PAJAK Batas toleransi kesalahan yang diinginkan adalah 10%, sehingga e = 10%. Kesimpulan bahwa sampel dalam penelitian ini adalah 78 dibulatkan menjadi 80 orangBatas toleransi kesalahan yang diinginkan adalah 10%, sehingga e = 10%. Kesimpulan bahwa sampel dalam penelitian ini adalah 78 dibulatkan menjadi 80 orang
PRINPRIN Hasil menunjukkan hubungan positif yang kuat antara variabel keputusan tabungan saat ini dan variabel keputusan keuangan di masa depan. Mirip demikian,Hasil menunjukkan hubungan positif yang kuat antara variabel keputusan tabungan saat ini dan variabel keputusan keuangan di masa depan. Mirip demikian,
PRINPRIN Metode penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data dari sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan dokumenMetode penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data dari sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan dokumen
PRINPRIN Sebaliknya, kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, meskipun kepuasan konsumen secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian.Sebaliknya, kualitas layanan tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, meskipun kepuasan konsumen secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian.