IAIN MADURAIAIN MADURA

AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata SosialAL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial

Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Indonesia ditandai dengan kasus signifikan Kekerasan terhadap Perempuan dalam Politik (VAWP), termasuk di Indonesia Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan Hukum Islam dan Perspektif Kristen sebagai agama dominan di Indonesia Timur, mengenai keterlibatan perempuan dalam politik. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana, dalam konteks Pemilu 2024, identitas agama, etnis, uang, dan sentimen non-pribumi telah dimanfaatkan untuk mempertahankan VAWP di Indonesia Timur. Ini adalah penelitian kualitatif, berdasarkan wawancara mendalam dengan politikus perempuan di Indonesia Timur, khususnya di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Hukum Islam dan Perspektif Kristen memungkinkan perempuan untuk berpartisipasi dalam politik di wilayah tersebut. Namun, calon perempuan di Nusa Tenggara Timur mengalami kekerasan psikologis (di mana afiliasi agama dan latar belakang etnis mereka sering dimanfaatkan melawan mereka) dan kekerasan ekonomi (terwujud melalui tuntutan tinggi pemilih untuk imbalan materi sebagai pertukaran untuk dukungan elektoral). Lebih menariknya lagi, calon perempuan Muslim di daerah mayoritas Kristen di Papua Barat mengalami kekerasan psikologis yang terkait dengan identitas agama mereka dan persepsi sebagai perempuan non-pribumi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa VAWP di Indonesia Timur sangat kompleks, karena pergesekan keragaman agama, identitas etnis, uang, dan masalah terkait sentimen non-pribumi memperburuk manifestasinya. Dinamika ini membuat politikus perempuan sangat rentan, terutama di tengah kurangnya mekanisme perlindungan yang cukup. Penelitian ini menyarankan kebutuhan legislasi komprehensif untuk mengatasi kekerasan terhadap perempuan dalam politik (VAWP) di tingkat nasional dan lokal.

Penelitian ini menemukan bahwa Hukum Islam dan Perspektif Kristen - khususnya Katolik, yang merupakan agama dominan di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat - tidak menentang keterlibatan perempuan dalam politik, tetapi justru secara aktif mendukung dan mendorong partisipasi perempuan dalam politik, sehingga memberikan fondasi institusional yang penting bagi politikus perempuan di wilayah tersebut.Namun, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa calon perempuan legislatif di Indonesia Timur, khususnya di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat, mengalami kekerasan psikologis, di mana afiliasi agama dan identitas etnis mereka sering dimanfaatkan sebagai alat serangan, serta kekerasan ekonomi, yang terwujud melalui tuntutan berat pemilih untuk insentif materi sebagai imbalan atas dukungan politik.Terutama, calon perempuan Muslim di Papua Barat yang mayoritas Kristen rentan terhadap kekerasan psikologis yang berasal dari persepsi sebagai perempuan non-pribumi.Penelitian ini menyimpulkan bahwa VAWP di Indonesia Timur sangat kompleks, karena pergesekan keragaman agama, identitas etnis, uang, dan masalah terkait sentimen non-pribumi memperburuk manifestasinya.Penelitian ini berkontribusi pada analisis interseksional yang nuansanya halus terhadap VAWP di Indonesia Timur, yang menunjukkan bagaimana agama, etnis, dan faktor ekonomi membentuk pengalaman politik perempuan.Namun, lingkupnya terbatas karena tidak mencakup daerah lain dengan karakteristik sosiologis yang berbeda, seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut direkomendasikan di daerah-daerah ini untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang VAWP di seluruh Indonesia Timur.Penelitian ini juga menyarankan adopsi legislasi komprehensif di tingkat nasional dan lokal untuk mengatasi VAWP, reformasi terhadap undang-undang pemilihan dan partai politik, pendirian peraturan kampanye dan pendanaan yang ramah perempuan, serta implementasi inisiatif pendidikan publik untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong tindakan pencegahan terhadap VAWP.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut dinamika kekerasan terhadap perempuan dalam politik di daerah lain di Indonesia Timur, seperti Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat, yang memiliki karakteristik sosiologis yang berbeda. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana faktor-faktor seperti agama, etnis, dan uang membentuk pengalaman politik perempuan di seluruh wilayah tersebut. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dan efektivitas legislasi komprehensif yang diusulkan untuk mengatasi VAWP di tingkat nasional dan lokal. Penelitian ini dapat mencakup analisis perbandingan antara berbagai wilayah di Indonesia Timur untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam implementasi dan dampak legislasi tersebut. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi inisiatif pendidikan publik yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan terhadap VAWP. Penelitian ini dapat menilai efektivitas berbagai pendekatan pendidikan, termasuk materi kurikulum, kampanye kesadaran, dan pelatihan bagi politikus dan pemilih, untuk mengurangi kekerasan terhadap perempuan dalam politik.

  1. Walking Together: Dynamics of Muslim Wives Dual Role in Rural Areas Pursuing Career and Household Responsibilities... e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/maslahah/article/view/7827Walking Together Dynamics of Muslim Wives Dual Role in Rural Areas Pursuing Career and Household Responsibilities e journal iain palangkaraya ac index php maslahah article view 7827
  2. Gender Equality in Islamic Inheritance Law: Rereading Muhammad Shahrur’s Thought | Al-Manahij:... ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/almanahij/article/view/6916Gender Equality in Islamic Inheritance Law Rereading Muhammad ShahrurAos Thought Al Manahij ejournal uinsaizu ac index php almanahij article view 6916
  3. Article | KnE Open. article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities... kneopen.com/kne-social/article/view/16745Article KnE Open article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities kneopen kne social article view 16745
  4. PROTECTION OF WIFE'S RIGHT TO MAINTENANCE IN BANGLADESH: AN OVERVIEW | Malaysian Journal of Syariah... doi.org/10.33102/mjsl.vol9no2.246PROTECTION OF WIFES RIGHT TO MAINTENANCE IN BANGLADESH AN OVERVIEW Malaysian Journal of Syariah doi 10 33102 mjsl vol9no2 246
Read online
File size659.38 KB
Pages28
DMCAReport

Related /

ads-block-test