IAIN BONEIAIN BONE

JURNAL MAPPESONAJURNAL MAPPESONA

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepemimpinan kepala tata usaha dalam pengelolaan arsip pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi ketidakteraturan manajemen arsip akibat tidak tersedianya ruang penyimpanan khusus, keterbatasan sumber daya manusia serta jaringan sistem elektronik, dan tidak adanya tenaga khusus yang menangani arsip. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala tata usaha Dinas Pendidikan Gresik bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, penyediaan, dan pelaporan tugas administratif umum serta pengelolaan peralatan kantor, termasuk penyediaan dan pemeliharaan fasilitas, administrasi kepegawaian, dan manajemen arsip. Pengelolaan arsip mencakup proses penciptaan, penyimpanan, dan penemuan kembali arsip secara manual maupun digital. Meskipun telah dilakukan upaya digitalisasi, peningkatan manajemen arsip masih diperlukan, khususnya dalam penyediaan fasilitas seperti rumah arsip atau area penyimpanan di masing‑masing bidang, pengembangan sistem, serta peningkatan sumber daya manusia melalui pelatihan atau sosialisasi mengenai manajemen arsip.

Pengelolaan arsip di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menjadi faktor penting bagi fungsi organisasi, di mana kepala tata usaha bertanggung jawab mengkoordinasikan tugas administratif termasuk arsip, sementara sebagian data kepegawaian telah didigitalisasi namun masih ada dokumen yang dikelola secara manual.Berbagai kendala seperti proses surat masuk yang tidak efisien, kekurangan arsiparis, dan ruang penyimpanan yang tidak memadai menghambat efektivitas pengelolaan arsip.Upaya peningkatan tenaga arsiparis, pelatihan penggunaan aplikasi Srikandi, serta perencanaan ulang ruang penyimpanan diharapkan dapat memperbaiki manajemen arsip, meningkatkan kinerja organisasi, dan mempermudah akses informasi bagi seluruh pegawai.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan platform digital terintegrasi mempengaruhi kecepatan dan akurasi penemuan kembali dokumen di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, sehingga dapat mengukur manfaat digitalisasi secara kuantitatif. Selain itu, studi desain ruang arsip khusus yang memperhatikan standar tahan api, kontrol iklim, dan ergonomi dapat mengidentifikasi fitur-fitur utama yang paling berkontribusi pada pelestarian dan aksesibilitas arsip dalam konteks daerah. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi model pelatihan gabungan antara pembelajaran daring dan pendampingan langsung untuk meningkatkan kompetensi arsiparis, dengan fokus pada pengurangan kesalahan prosedural dan peningkatan kepuasan kerja. Selanjutnya, dapat dilakukan studi perbandingan antara Dinas Pendidikan Gresik dengan dinas serupa di provinsi lain untuk menilai faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi sistem arsip digital. Akhirnya, penelitian longitudinal yang melacak perubahan kinerja arsip selama periode lima tahun setelah intervensi akan memberikan gambaran tentang keberlanjutan dan efek jangka panjang kebijakan yang diusulkan.

Read online
File size246.67 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test