IJAR IAIKAPDIJAR IAIKAPD

The Indonesian Journal of Accounting ResearchThe Indonesian Journal of Accounting Research

Studi ini meneliti bagaimana karakteristik komite audit—khususnya independensi, frekuensi rapat, ukuran, dan keahlian keuangan—mempengaruhi profitabilitas perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Ghana. Dengan menggunakan data sekunder dari perusahaan industri yang mencakup tahun 2010 hingga 2020, penelitian ini berfokus pada Return on Assets (ROA) sebagai ukuran kinerja utama. Variabel independennya adalah ukuran komite audit, keahlian keuangan, frekuensi rapat, dan independensi. Temuan tersebut mengungkapkan hubungan positif yang signifikan secara statistik antara ROA, independensi komite audit, dan keahlian keuangan. Namun, hasil tersebut juga menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara ukuran komite audit dan kinerja perusahaan, yang menunjukkan bahwa komite yang lebih besar dapat menghambat profitabilitas. Studi ini menggarisbawahi peran penting komite audit yang independen dan berpengetahuan finansial dalam meningkatkan tata kelola perusahaan dan meningkatkan hasil keuangan bagi perusahaan yang terdaftar di bursa saham Ghana. Temuan ini menekankan pentingnya fitur komite audit yang kuat dalam mempromosikan transparansi, akuntabilitas, dan kinerja keuangan yang lebih baik bagi perusahaan industri di Bursa Efek Ghana.

Studi ini memberikan wawasan penting yang konsisten dengan konsep teori agen dengan menerangi hubungan kompleks antara atribut komite audit dan kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Ghana.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi komite audit, frekuensi rapat, dan keahlian sangat penting bagi hasil keuangan perusahaan.Menurut korelasi negatif antara kedua variabel tersebut, komite audit yang lebih besar dapat menyebabkan kinerja keuangan yang lebih buruk.Hal ini sejalan dengan teori agen, yang menekankan kesulitan yang mungkin dihadapi oleh komite yang lebih besar, termasuk masalah free rider.Di sisi lain, teori agen yang menyatakan bahwa komite yang independen dapat lebih baik melindungi kepentingan pemegang saham dan meningkatkan kinerja keuangan didukung oleh korelasi positif antara independensi komite audit dan kinerja keuangan.Selain itu, teori agen menekankan nilai keahlian dan kemampuan khusus dalam mengurangi konflik agen, yang selaras dengan temuan studi kami bahwa keahlian komite audit menguntungkan kinerja keuangan.Secara keseluruhan, temuan ini mendukung penerapan teori agen dalam memahami bagaimana komite audit mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Ghana.Singkatnya, temuan yang berkelanjutan tentang korelasi yang signifikan antara metrik komite audit menekankan peran penting komite audit dalam membentuk hasil keuangan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut tentang ukuran optimal komite audit yang dapat menyeimbangkan keragaman dengan efektivitas. Reformasi tata kelola perusahaan di Ghana dan negara-negara berkembang lainnya harus memprioritaskan pelatihan anggota komite audit dan memastikan bahwa komite yang lebih besar beroperasi dalam kerangka kerja yang jelas yang mendorong akuntabilitas dan kolaborasi.. . 2. Memperkuat regulasi dengan menetapkan pedoman yang jelas untuk ukuran komite audit, independensi, dan kualifikasi. Inisiatif pembangunan kapasitas, seperti program sertifikasi untuk anggota komite audit dan kemitraan dengan badan akuntansi profesional, dapat meningkatkan keahlian dan pengambilan keputusan. Memandatkan tingkat kompetensi keuangan minimum untuk keanggotaan komite audit dapat lebih meningkatkan pengawasan dan meningkatkan kinerja keuangan.. . 3. Memperhatikan kualitas diskusi dan proses pengambilan keputusan dalam rapat komite audit. Reformasi tata kelola perusahaan di negara-negara berkembang harus memprioritaskan peningkatan substansi dan fokus rapat komite audit. Pengenalan panduan regulasi untuk agenda rapat, dokumentasi keputusan kunci, dan evaluasi hasil rapat dapat meningkatkan efektivitasnya. Pelatihan anggota komite audit tentang prioritas tata kelola dan proses pengambilan keputusan dapat memastikan bahwa rapat berkontribusi secara berarti terhadap pengawasan dan kinerja keuangan.. . 4. Menyesuaikan model tata kelola dengan konteks regulasi dan budaya lokal, memastikan praktis dan efektif, serta sejalan dengan praktik terbaik global. Reformasi tata kelola perusahaan di Ghana harus memprioritaskan penguatan regulasi dengan menetapkan pedoman yang jelas untuk ukuran komite audit, independensi, dan kualifikasi. Inisiatif pembangunan kapasitas, seperti pelatihan dan pengembangan profesional untuk anggota komite audit, dapat meningkatkan keahlian dan pengambilan keputusan.

  1. Corporate governance and firms financial performance in the United Kingdom - Kyere - 2021 - International... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ijfe.1883Corporate governance and firms financial performance in the United Kingdom Kyere 2021 International onlinelibrary wiley doi 10 1002 ijfe 1883
  2. The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana | Musah | The Indonesian... doi.org/10.33312/ijar.851The Influence of Audit Committee Characteristics on Firm Profitability in Ghana Musah The Indonesian doi 10 33312 ijar 851
  3. Basic Methods of Policy Analysis and Planning | Carl Patton, David Saw. basic methods policy analysis... taylorfrancis.com/books/9781315664736Basic Methods of Policy Analysis and Planning Carl Patton David Saw basic methods policy analysis taylorfrancis books 9781315664736
Read online
File size433.5 KB
Pages28
DMCAReport

Related /

ads-block-test