STKIP BIMASTKIP BIMA

ESES

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi supervisi akademik berbasis teknologi digital dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur meliputi buku, jurnal nasional terakreditasi, dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian periode 2020-2025. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis konten untuk mengidentifikasi pola, tema, dan temuan utama terkait implementasi supervisi akademik berbasis teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi akademik berbasis teknologi digital memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru melalui beberapa aspek: (1) fleksibilitas waktu dan tempat dalam pelaksanaan supervisi; (2) peningkatan efektivitas monitoring dan evaluasi pembelajaran; (3) kemudahan dalam dokumentasi dan analisis data supervisi; dan (4) pengembangan budaya kolaboratif antar pendidik. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan kompetensi digital bagi supervisor, pengembangan platform supervisi yang user-friendly, serta dukungan infrastruktur teknologi yang memadai untuk optimalisasi pelaksanaan supervisi akademik berbasis teknologi digital.

Berdasarkan hasil kajian literatur dan analisis, dapat disimpulkan bahwa implementasi supervisi akademik berbasis teknologi digital memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di era Society 5.Teknologi digital tidak menggantikan esensi supervisi sebagai proses pembinaan profesional, melainkan memperkuat dan memperluas kapasitas supervisor dalam memberikan dukungan kepada guru.Implementasi supervisi akademik berbasis teknologi digital menawarkan berbagai keunggulan, antara lain.fleksibilitas waktu dalam pelaksanaan supervisi, peningkatan efektivitas monitoring dan evaluasi pembelajaran melalui data analytics, kemudahan dalam dokumentasi dan akses informasi, serta pengembangan budaya kolaboratif dan komunitas belajar profesional yang lebih luas.Berbagai model implementasi dapat diterapkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan, mulai dari model supervisi klinis digital, supervisi kolaboratif, supervisi berbasis data analytics, hingga model blended yang mengkombinasikan pendekatan konvensional dengan digital.Dampak positif terhadap kompetensi profesional guru tercermin dalam berbagai dimensi, meliputi peningkatan kompetensi pedagogik dalam merancang pembelajaran inovatif, kompetensi profesional melalui akses terhadap sumber belajar dan penguatan kompetensi sosial melalui jejaring profesional virtual, serta peningkatan refleksi diri dan kesadaran profesional.Tantangan-tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan kompetensi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi terhadap perubahan, keamanan dan privasi data, serta isu keberlanjutan program.Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, diperlukan komitmen kuat dari berbagai pemangku kepentingan, investasi yang memadai, serta pendekatan implementasi yang sistematis dan adaptif.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan platform supervisi akademik yang lebih user-friendly dan terintegrasi dengan berbagai fitur pendukung, seperti sistem penilaian kinerja guru yang terstruktur dan objektif, serta dashboard visualisasi data yang komprehensif. Selain itu, perlu dilakukan kajian mendalam tentang strategi optimalisasi supervisi akademik berbasis teknologi digital, termasuk pelatihan kompetensi digital bagi supervisor dan guru, serta penciptaan budaya kolaboratif dan komunitas belajar profesional yang produktif. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak supervisi akademik berbasis teknologi digital terhadap peningkatan kualitas pembelajaran siswa dan pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan. Terakhir, penting untuk meneliti tantangan-tantangan yang dihadapi dalam implementasi supervisi akademik berbasis teknologi digital, seperti kesenjangan kompetensi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan resistensi terhadap perubahan, serta mencari solusi inovatif untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

  1. Analisis Pengaruh Tingkat Literasi Digital Guru dan Siswa terhadap Kualitas Pembelajaran di Era Digital... sj.eastasouth-institute.com/index.php/spp/article/view/391Analisis Pengaruh Tingkat Literasi Digital Guru dan Siswa terhadap Kualitas Pembelajaran di Era Digital sj eastasouth institute index php spp article view 391
  2. Inovasi Model dan Strategi Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Inovasi Model dan Strategi... doi.org/10.37985/jer.v5i3.1153Inovasi Model dan Strategi Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Inovasi Model dan Strategi doi 10 37985 jer v5i3 1153
  3. SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU KEJURUAN | Djuhartono | Research and... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/RDJE/article/view/9147SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU KEJURUAN Djuhartono Research and journal lppmunindra ac index php RDJE article view 9147
Read online
File size186.5 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test