UMNUMN
Ultima Accounting : Jurnal Ilmu AkuntansiUltima Accounting : Jurnal Ilmu AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk memperkirakan emisi karbon yang dihasilkan dari konsumsi listrik dan pembuangan sampah di asrama mahasiswa, menilai kebutuhan penangkapan karbon melalui upaya penanaman kembali hutan, serta mengkaji peran manajemen aset dalam mendukung implementasi kerangka kerja kantor ramah lingkungan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi institusi mengenai aset yang mengonsumsi listrik dan pengamatan lapangan terkait praktik pengelolaan sampah. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis data emisi. Temuan menunjukkan bahwa emisi karbon tahunan total mencapai 394,124 ton CO2, dengan konsumsi listrik menyumbang 98,85% dari total tersebut. Untuk menetralkan emisi ini, diperkirakan perlu menanam 40 hingga 77 pohon setiap tahun, tergantung pada spesies yang dipilih. Manajemen aset diidentifikasi sebagai komponen kunci dalam meningkatkan efisiensi energi, mempromosikan sistem pengelolaan sampah sirkular, dan menginformasikan inisiatif penanaman kembali hutan. Hasil ini menunjukkan urgensi bagi institusi, khususnya yang mengadopsi strategi keberlanjutan terintegrasi dan berbasis bukti, terutama yang mencakup pemantauan energi, mekanisme kompensasi karbon, dan tata kelola aset yang bertanggung jawab secara lingkungan.
Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor utama yang berkontribusi terhadap emisi karbon di lingkungan asrama perguruan tinggi dan mengusulkan strategi mitigasi yang berfokus pada penghijauan dan efisiensi energi.Hasil menunjukkan bahwa konsumsi listrik dan sampah adalah sumber utama emisi karbon.Selama periode aktif, penggunaan listrik menghasilkan emisi sebesar 389.592 ton CO2, sedangkan selama liburan angka ini turun menjadi 3.247 ton CO2 selama periode aktif dan 0.Secara keseluruhan, emisi karbon tahunan total mencapai 394.124 ton CO2, sehingga diperlukan strategi mitigasi efektif untuk menyeimbangkan dampak lingkungan yang disebabkan.Berdasarkan analisis kapasitas penyerapan karbon berbagai spesies pohon, jumlah pohon yang diperlukan untuk menyerap emisi karbon tahunan tergantung pada jenis pohon yang dipilih.Jika menggunakan Sea Cypress (Casuarina equisetifolia), sekitar 40 pohon diperlukan, sementara Angsana (Pterocarpus indicus) membutuhkan 55 pohon, dan Ornamental Canarium (Canarium sp) membutuhkan 77 pohon.Untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi, pendekatan Model Markowitz digunakan untuk menentukan jumlah optimal pohon yang akan ditanam, yaitu 20 pohon Angsana, 15 pohon Ornamental Walnut, dan 19 pohon Sea Cypress.Kombinasi ini dipilih berdasarkan pertimbangan kapasitas penyerapan karbon yang tinggi dan biaya bibit yang lebih ekonomis, sehingga strategi penghijauan ini dapat dijalankan secara berkelanjutan dengan biaya yang lebih efisien.
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, peneliti memberikan saran sebagai berikut: (1) Penghematan energi dan efisiensi, serta pengelolaan sampah dalam konteks mengurangi emisi dari aktivitas asrama perguruan tinggi dapat dimulai dengan evaluasi rutin dan pengumpulan data aset di setiap bangunan serta pengolahan sampah berdasarkan kategori pengolahan untuk memudahkan implementasi strategi; (2) Optimisasi penggunaan energi di asrama perguruan tinggi. Mengingat konsumsi listrik adalah sumber utama emisi karbon, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada strategi untuk mengoptimalkan penggunaan energi di lingkungan asrama. Studi dapat mencakup penerapan teknologi manajemen energi cerdas, analisis efektivitas penggunaan perangkat hemat energi seperti lampu LED dan pendingin udara inverter, serta kebijakan pengelolaan konsumsi listrik berdasarkan pola aktivitas mahasiswa; (3) Penerapan Konsep Eco-Office di asrama perguruan tinggi. Manajemen aset memiliki peran penting dalam mendukung konsep eco-office di kampus. Penelitian mendatang dapat fokus pada implementasi strategi eco-office yang lebih luas, termasuk efisiensi energi, pengelolaan sampah yang berkelanjutan, dan kebijakan hijau dalam operasi kampus; dan (4) Penghijauan kampus melalui mekanisme penanaman pohon di area kampus dan asrama sebagai bentuk nyata pengurangan emisi dengan meningkatkan penyerapan karbon melalui tumbuhan.
- Improving The Domestic Product Use Policy For Ministerial Procurement In Indonesia | Journal of Law,... doi.org/10.54957/jolas.v4i1.735Improving The Domestic Product Use Policy For Ministerial Procurement In Indonesia Journal of Law doi 10 54957 jolas v4i1 735
- Recovery or Illusion? Assessing Corporate Performance and Investor Views in the Aftermath of Crisis |... jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JAAT/article/view/7327Recovery or Illusion Assessing Corporate Performance and Investor Views in the Aftermath of Crisis jurnal polibatam ac index php JAAT article view 7327
| File size | 959.76 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
PIPI Penelitian berikutnya juga diharapkan dapat menggunakan variabel green accounting lainnya serta mengembangkan dimensi dan indikatornya dengan lebih baik.Penelitian berikutnya juga diharapkan dapat menggunakan variabel green accounting lainnya serta mengembangkan dimensi dan indikatornya dengan lebih baik.
STEIPRESSSTEIPRESS Perjalanan dari nilai konsumen menuju tindakan pembelian dalam pasar kosmetik hijau di Indonesia sangat dipengaruhi oleh persepsi terhadap citra merek.Perjalanan dari nilai konsumen menuju tindakan pembelian dalam pasar kosmetik hijau di Indonesia sangat dipengaruhi oleh persepsi terhadap citra merek.
STEIPRESSSTEIPRESS Kebijakan dividen menunjukkan hasil yang tidak konsisten, dan profitabilitas terbukti sebagai determinan utama nilai perusahaan sekaligus memiliki potensiKebijakan dividen menunjukkan hasil yang tidak konsisten, dan profitabilitas terbukti sebagai determinan utama nilai perusahaan sekaligus memiliki potensi
BSIBSI Peneliti menarik Kesimpulan bahwa penggunaan seleksi fitur menggunakan forward selection dapat berkontribusi meningkatkan algoritma naïve bayes dalamPeneliti menarik Kesimpulan bahwa penggunaan seleksi fitur menggunakan forward selection dapat berkontribusi meningkatkan algoritma naïve bayes dalam
ILININSTITUTEILININSTITUTE Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, penerapan teknologi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan Kelompok Tani Kebon KopiKegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, penerapan teknologi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan Kelompok Tani Kebon Kopi
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun jika diuji secaraHasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun jika diuji secara
UNIKAUNIKA Gedung ini difungsikan sebagai Pusat Pelatihan bagi mahasiswa dan dosen. Bangunan dengan tinggi 32 meter dengan 8 lantai dan 1 lantai atap dengan luasGedung ini difungsikan sebagai Pusat Pelatihan bagi mahasiswa dan dosen. Bangunan dengan tinggi 32 meter dengan 8 lantai dan 1 lantai atap dengan luas
UNAIUNAI Sistem ini menggunakan kamera video atau klip video yang direkam dari area parkir sebagai input, diproses menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustakaSistem ini menggunakan kamera video atau klip video yang direkam dari area parkir sebagai input, diproses menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustaka
Useful /
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Latar Belakang: Trauma berat merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan serta memerlukan penanganan yang cepat dan terkoordinasi. Perawatan daruratLatar Belakang: Trauma berat merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan serta memerlukan penanganan yang cepat dan terkoordinasi. Perawatan darurat
STAIDUBASTAIDUBA The presence of these functions, alongside only three of Propps character categories – villain, helper, and hero – demonstrates the applicability ofThe presence of these functions, alongside only three of Propps character categories – villain, helper, and hero – demonstrates the applicability of
UMNUMN ribuan ternyata tidak ada premi berkelanjutan pada obligasi BUMN, karena YTM mereka cenderung lebih tinggi daripada obligasi konvensional. Faktor‑faktorribuan ternyata tidak ada premi berkelanjutan pada obligasi BUMN, karena YTM mereka cenderung lebih tinggi daripada obligasi konvensional. Faktor‑faktor
ISI DPSISI DPS Pengunjung kafe banyak sekali yang berkunjung untuk bekerja dan berproduktivitas. Kafe dapat disediakan dengan fasilitas yang memadahi agar terbentuk lingkunganPengunjung kafe banyak sekali yang berkunjung untuk bekerja dan berproduktivitas. Kafe dapat disediakan dengan fasilitas yang memadahi agar terbentuk lingkungan